Menu

Rabu, 14 Agustus 2019, 07:00 WIB

Satpol PP Sukabumi Siap Sisir Perusahaan Yang Tak Patuh Perbup Soal Jaminan Sosial Pekerja

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sukabumi memberikan sertifikat jaminan sosial ketenagakerjaan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Gedung Pendopo Sukabumi. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi Acep Saefudin menegaskan, akan menegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2019, tentang peningkatan kepesertaan dan kepatuhan program jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai dengan tupoksinya. 

Kendati demikian, kata Acep dirinya akan mempelajari terlebih dahulu perbup tersebut dan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi. 

BACA JUGA: Pekerja Tak Dapat Jaminan Sosial, Perusahaan di Kabupaten Sukabumi Akan Disanksi

"Kita pelajari dulu dari perbupnya, tentunya kalau ada pelanggaran, Satpol PP akan menegakan peraturan tersebut," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (13/8/2019).

Acep berharap dengan adanya perbub tersebut perusahaan atau pemberi kerja agar segera mendaftar BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dalam rangka memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi para pekerjanya.

"Harapan kami tentunya semua pihak dapat melaksanakan perbup dengan baik, dan sampai saat ini, Alhamdulillah belum ada kendala karena masih tahap sosialisasi," tandasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, bersama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sukabumi mensosialisasikan perbup tersebut, di Gedung Pendopo Sukabumi. 

 BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Rekrut Pensiunan Jamsostek Jadi Agen

Menurut Adjo, perbup ini bertujuan agar semua pemberi kerja dan pekerja mendaftarkan diri sebagai peserta program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

"Kami pun mempersyaratkan (termasuk dalam proses perizinan) agar perusahaan memiliki sertifikat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk perusahaan yang ikut lelang tender di Pemda," ungkap Adjo. 

Bahkan Adjo menegaskan akan ada sanksi berupa teguran kepada pemberi kerja yang belum mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, karena pemberi kerja pun harus memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi para pekerja.

Reporter : NANDI/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi berbasis android tentang informasi publik seluruh layanan pemerintah daerah. Aplikasi ini bernama Bimasakti, singkatan dari Bank Informasi Masyarakat Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi pastikan lapang Cangehgar di Kompleks Olahraga Jajaway, Jalan Jendral Ahmad Yani, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu siap digunakan untuk upacara...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 1300 siswa dan 135 pembina dari 30 Sekolah Dasar dan 7 SMP Negeri, terdiri dari pramuka penggalang dan pramuka penegak, semarakan HUT Pramuka ke - 58...

SUKABUMIUPDATE.com - Ribuan pelajar se Kecamatan Cikembar melaksanakan upacara peringatan HUT Pramuka ke - 58 tahun di Lapang Sepakbola, Cimanggu, Kecamtan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/8/2019).  Wakil Ketua 1 Pramuka...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya