Menu

21 Jun 2019, 05:00 WIB

Dua Kades di Sukabumi Terjerat Korupsi DD dan ADD, Ketua DPRD: Ini Jadi Pembelajaran

Ilustrasi korupsi. | Sumber Foto:Pixabay

 

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi mengatakan prihatin dengan adanya kepala desa terjerat kasus hukum. Keprihatinan itu menyusul adanya dua kades yang divonis 4,5 tahun di Pengadilan Tipikor Bandung.

BACA JUGA: Korupsi ADD dan DD, Dua Kades di Kabupaten Sukabumi Divonis 4,5 Tahun

"Kami sangat prihatin dan mendorong agar ini jadi pembelajaran bagi para kades agar ke depan tidak ada lagi penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD)," ujar Agus, Kamis (20/6/2019).

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi ini, tujuan pemerintah menggelontorkan dana ke desa agar lebih dekat mendukung dan mempercepat program-program pembangunan di desa. 

Oleh karena itu, Agus mengajak semua elemen masyarakat agar pro aktif memantau pelaksanaan serta penggunaan Dana Desa di wilayahnya. Harapannya Dana Desa itu bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak.

"Kepada Pemda agar bisa melakukan Bimtek (Bimbingan teknik, red) terhadap para Kades. Dan tim yang sudah ada bisa menyeselaraskan agar pemahaman bisa setara, sehingga anggaran begitu besar bisa bermaanfaat," pesannya.

Sebelumya, Majelis Hakim PN Tipikor Bandung, menjatuhkan vonis terhadap dua oknum kepala desa (kades) di Kabupaten Sukabumi, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). 

BACA JUGA: Kejari Cibadak Akan Panggil Enam Oknum Kades Diduga Terlibat Korupsi

Kades tersebut adalah Kades Cibuntu, Kecamatan Simpenan atas nama Yosef Lesmana. Dia divonis 4 tahun 6 bulan, denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan penjara. 

Kedua Kades Pagelaran, Kecamatan Purabaya, Enung Nuryadi. Dia juga juga diharuskan mengganti uang kerugian negara mencapai Rp 636 juta. Jika tak memiliki harta benda diganti dengan pidana selama dua tahun.

Reporter : RAWIN SOEDARYANTO/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah ditetapkan menjadi Calon Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dan Adjo Sardjono akan menjalani masa cuti mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020. Sebelumnya kita ketahui bahwa Marwan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ada banyak jenis olahraga untuk diet yang sangat mudah dilakukan, bahkan di rumah sekalipun. Bahkan sejumlah penelitian sudah membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan berat badan. Jangan beranggapan bahwa...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah organisasi massa di Sukabumi, menggelar aksi gabungan di Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/9/2020). Aksi membawa pesan tuntutan agar pemerintah menghentikan...

SUKABUMIUPDATE.com - Google Maps akan segera meluncurkan fitur baru yang dapat memberi informasi pada pengguna mengenai kasus Covid-19 di suatu area. Fitur baru berupa layer Covid-19 tersebut rencananya akan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya