Menu

02 Mei 2019, 19:54 WIB

Fahmi Teruskan Tradisi Kadedeuh Munggahan Untuk Tukang Becak di Kota Sukabumi

Ratusan tukang becak memadati ruang pertemuan setda Kota Sukabumi bersilaturahmi dan menerima uang kadeudeuh dari Pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (2/5/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang bulan suci Ramahan, ratusan tukang becak yang mangkal di 18 titik se Kota Sukabumi, diberikan uang kadeudeuh oleh Pemkot Sukabumi. Tanda berbagi kebahagiaan dengan warganya. 

BACA JUGA: Curhat Tukang Becak di Kota Sukabumi, Tersaingi Transportasi Online

Pemberian uang kadeudeuh tersebut, langsung diberikan oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di Balai Kota Sukabumi. Jumlah penarik becak yang mendapatkan bantuan sebanyak 305 orang.

"Sebagai salah satu bentuk kegembiraan memasuki bulan Ramadan sebagaimana tahun sebelumnya, kami ingin berbagi kebahagiaan. Bantuan ini berasal dari APBD Kota Sukabumi yang dialokasikan untuk bantuan pengemudi becak," ujar Fahmi. 

Meskipun bantuan tersebut tidak besar, kata Fahmi, namun hal itu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warganya. Besaran uang kadeudeuh untuk penarik becak mencapai Rp 115 ribu per orang.

"Bantuan ini diberikan agar pengemudi becak bahagia dalam menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi. Kami berpesan agar para pengemudi becak tetap berpuasa meskipun menarik becak. Sebab bagi umat islam berpuasa adalah wajib," imbuhnya. 

BACA JUGA: Hardiknas Kota Sukabumi, Pemda Luncurkan Sejumlah Program

Pertemuan dengan para penarik becak ini, lanjut Fahmi dapat dijadikan sebagai kegiatan munggahan atau papajar. Tradisi munggahan ini biasa dilakukan oleh orang sunda dengan cara makan-makan menyambut bulan puasa dan tradisi in berlangsung dari kepala daerah sebelumnya.

"Meskipun dalam suasana sederhana, namun intinya silaturahmi antara Pemda dan penarik becak dapat terus dijalin,paparnya.

Lanjut Fahmi, Pemkot juga mengucapkan terimakasih kepada para penarik becak yang telah ikut berkontribusi menciptakan suasana kondusif selama proses pemilu 2019. "Kedepan pemkot memohon doa agar bisa mewujudkan masyarakat yang religius, nyaman dan sejahtera (Renyah)," tandasnya.

Plt Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi, Didin Syarifudin menambahkan, program uang kadeudeuh untuk penarik becak ini sudah rutin dilakukan setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan. "Minimal pada satu hari jelang Ramadan, mereka bisa membeli makanan seperti daging," katanya.

Total anggaran yang dikucurkan untuk penarik becak ini mencapai Rp 35.075.000. Di mana per orangnya mendapatkan bantuan Rp 115 ribu.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
Sumber : HUMPRO KOTA SUKABUMI/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi kamu yang terlalu kesal dengan sistem matchmaking Mobile Legends, update anyar ini bisa meredam emosimu. Update teranyar pada patch 1.4.94 diklaim dapat menyelesaikan sistem yang sebelumnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Menapaki Puncak Carstensz dan Puncak Jaya di Papua bisa jadi merupakan impian para pendaki. Kedua puncak tersebut merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia. Mengutip Tempo.co, Puncak Carstensz Pyramid...

SUKABUMIUPDATE.com - Setiap orang memiliki waktu olahraga yang berbeda. Ada yang gemar olahraga pagi hari lantaran cuaca masih sejuk. Tapi tak sedikit memilih olahraga saat sore bahkan malam usai...

SUKABUMIUPDATE.com - Istana Kepresidenan menggelar simulasi upacara pengibaran bendera untuk acara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 pada 17 Agustus 2020 mendatang, Ahad, 12 Juli 2020. Melansir Tempo.co, simulasi ini menerapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya