Light Dark

Terduga Teroris Ditangkap di Cicurug Sukabumi, Ini Tanggapan Sejumlah Anggota DPRD

Pemerintahan | 10 Jul 2018, 07:22 WIB
Penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian di rumah kontrakan terduga teroris. | Dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi angkat bicara soal penangkapan terduga teroris di Cimalati Kecamatan Cicurug pada Senin (9/7/2018) kemarin.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Leni Liawati, dengan adanya penangkapan tersebut sebetulnya semakin meresahkan masyarakat. Pasalnya yang terduga teroris itu belum tentu benar.

BACA JUGA: Diperiksa Sehari Semalam, Istri Terduga Tinggalkan Polsek Cicurug Kabupaten Sukabumi

“Karena Aparat Kepolisian dalam hal ini Densus 88 pun pernah salah tangkap,” ucapnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (10/7/2018).

Oleh karena itu, sambungnya, sebelum melakukan tindakan penangkapan alangkah baiknya memiliki data lengkap.

"Jadi Sebelum dilakukan penangkapan harus kuat dulu alat buktinya bahwa memang masuk kategori teroris,” terangnya.

Selain itu, kata Leni, masyarakat juga harus semakin cerdas dalam bergaul  terutama dalam pemikiran.

“Jika dihubungkan dengan keagamaan, diharapkan masyarakat semakin mendekatkan diri kepada sang Pencipta, kemudian lebih mendalami ilmu agama dengan benar dan melaksanakan yang diperintahkan agama serta menjauhi yang dilarangnya,” tutur Leni.

BACA JUGA: Empat Ponsel dan Pisau Lipat Diamankan dari Kontrakan Terduga Teroris di Cicurug Sukabumi

"Dari sisi sosialnya kita sebagai makhluk sosial harus mengenal masyarakat yang ada di sekitar kita, bila ada yang menyimpang harus siap meluruskan dari sisi pendidikan sehingga mereka semakin dicerdaskan baik oleh pemerintah maupun masyarakat itu sendiri," sambungnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Badri Suhendi mengungkapkan, dirinya merasa kaget serta turut prihatin atas kejadian tersebut.

BACA JUGA: Ngaku ke Pak RT, Terduga Teroris yang Ditangkap di Cicurug Sukabumi Berasal dari Lampung

Oleh karena itu Badri meminta pemerintah daerah segera melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap masyarakat melalui aparatur pemerintah kecamatan dan desa agar masyarakat tidak terjebak dan terbawa arus ke hal-hal yang merugikan.

"Saya berharap kepada aparat keamanan untuk selalu waspada dan sigap dalam mengambil langkah-langkah dan penanganannya sehingga tidak menjadi dampak yang menimbulkan korban bagi warga masyarakat setempat," pintanya.

Image

Ardi Yakub

Reporter

Image

Ardi Yakub

Redaktur

Image

ANUGRAH/ADV

Reporter