Menu

Senin, 16 April 2018, 10:21 WIB

Soal Penolakan Ojek Online, Pemkab Sukabumi Tunggu Aturan Pusat

Pemeriksaan saksi-saksi penganiayaan ojek online dilakukan hingga malam hari. | Sumber Foto:Dok. sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupaya mencari jalan keluar persoalan penolakan ojek online oleh ojek pangkalan di wilayah Cibadak, Nagrak dan Parungkuda. Penolakan ojek online di wilayah ini berbuntut ketegangan pada Kamis (13/4/2018) lalu. Seorang pengojek online menjadi korban penganiyaan sekelompok orang yang diduga ojek pangkalan.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menuturkan, penolakan ojek online di wilayah tersebut akibat belum adanya peraturan. Dalam hal ini, pemerintah kabupaten (pemkab) terus mendorong kejelasan peraturan kepada pemerintah pusat yaitu Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BACA JUGA: Detik-detik Menegangkan Penganiayaan Ojek Online di Cibadak Sukabumi

"Inilah yang belum ada aturan, karena kebijakannya ada diatas,"ujar Marwan kepada sukabumiupdate.com, Minggu (15/4/2018).

Marwan menyayangkan peristiwa penolakan berbuntut keterangan terjadi. Padahal, ojek online dan ojek pangkalan sama-sama memiliki peran yang sangat penting karena berfungsi sebagai transportasi masyarakat. Hanya berbeda dalam cara antara berbasis aplikasi dengan yang tidak.

BACA JUGA: Motor Dirusak, Ojek Online Dianiaya Massa di Cibadak Sukabumi

"Kalau aturannya jelas, kemudian disosisialisasikan dengan dengan baik Insya Allah persoalan miss komunikasi ini akan terjawab," jelas Marwan.

Ia berharap setelah adanya aturan maka tidak terjadi lagi persoalan serupa dan masing-masing dapat mencari rezeki dengan lancar.

"Rezeki Allah yang mengatur. Mau ojek online mau ojek pangkalan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE. com – Pemerintah Desa  (Pemdes) Cimanggu Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi melakukan penataan infrastruktur berupa pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT), rabat beton dan pengadaan sarana Penyediaan Air Minum dan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah kios bensin eceran, konter dan bengkel sekaligus rumah ludes dilalap si jago merah, Senin (16/4/2018) sore. Peristiwa ini terjadi di Kampung Sindang resmi RT 04/06, Desa Kutajaya,...

SUKABUMIUPDATE. com - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1  Kalibunder  Kabupaten Sukabumi untuk pertama kalinya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK tahun pelajaran 2017/2018 tersebut berlangsung dari tanggal...

SUKABUMIUPDATE.com - Samir (10 tahun) membutuhkan uluran tangan. Putra bungsu dari pasangan Rosid (62 tahun) dan Yayah (51 tahun) ini menderita penyakit sehingga hanya bisa terlentang di tempat tidur. Kondisi...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya