Menu

10 Des 2019, 17:45 WIB

Keluarga Emosi, Terdakwa Pembunuhan Cium Kaki Ibu Amelia saat Sidang di Sukabumi

Keluarga korban pembunuhan Amelia Ulfah Supandi berada di Pengadilan Negeri Cibadak, Jalan Komplek Perkantoran Jajaway, Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, untuk menghadiri sidang, Selasa (10/12/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap perempuan asal Cianjur Amelia Ulfah Supandi, kembali digelar. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa R (25 tahun) di Pengadilan Negeri Cibadak, Komplek Perkantoran Jajaway, Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, diwarnai isak tangis ibu Amelia, Siti Masriah.

"Sidang hari ini berjalan emosional, karena dari awal hingga akhir persidangan, ibu Amel tidak kuat menahan tangis mendengar cerita anaknya yang diperlakukan secara biadab oleh terdakwa," kata paman Amelia, Gunalan kepada sukabumiupdate.com, Selasa (10/12/2019) usai mengikuti persidangan.

BACA JUGA: Tujuh Saksi Hadiri Sidang Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Amelia di Sukabumi

Dalam persidangan tersebut terdakwa menceritakan kronologis dimulai dari sebelum Amelia naik angkutan umum coltmini jurusan Cianjur-Bogor yang dikemudikan terdakwa lalu saat korban naik coltmini yang kemudian dibekap, diperkosa, dibunuh, hingga jasad Amelia dibuang ke area pesawahan di Cibereum Kota Sukabumi. Perbuatan R ini dilakukan pada Minggu (21/7/2019) lalu.

"Menurut Majelis Hakim, semua keterangan terdakwa 90 persen sesuai BAP dan rekonstruksi. Karena sidang berlangsung emosional, maka di akhir persidangan, hakim memberikan kesempatan langsung kepada terdakwa untuk meminta maaf kepada ibu Amelia dan ibu Amelia pun dipersilahkan ke depan oleh hakim. Spontan terdakwa langsung bersujud mencium kaki ibu Amel untuk meminta maaf," jelas Gunalan.

BACA JUGA: Sidang Ketiga Kembali Ditunda, Ada Tujuh Saksi Dalam Kasus Pembunuhan Amelia di Sukabumi

Sidang tersebut membuat Gunalan mengaku tersulut emosi. Gunalan yang duduk di kursi pungungjung sontak berlari kemudian mencekik dan memukul terdakwa yang sedang hendak keluar ruang sidang.

"Saya juga sempat emosi menyerang terdakwa diakhir sidang. Saat terdakwa lewat depan saya, terdakwa saya cekik dan saya pukul, tapi langsung diamankan oleh polisi ke ruang jaksa. Sidang selanjutnya Selasa depan, agenda penuntututan," tandas Gunalan.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam momentum HUT Serikat Petani Indonesia (SPI) yang ke-22, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) drh Slamet berharap nasib petani dalam negeri dapat...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Sosial Juliari P. Batubara tiba di Kantor Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2020) pagi.  Rombongan Menteri Sosial tiba di kantor desa pukul 08.20 WIB dan disambut Wakil...

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi yang ingin menghilangkan dan terhindar dari jerawat, sebaiknya mulai hindari sejumlah makanan ini. Sebuah penelitian terbaru menyebut makanan manis seperti cokelat, dan susu bisa menimbulkan risiko...

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti membutuhkan pemain bermental baja untuk berlaga di Piala Asia U-16 2020. "Pemain yang saya inginkan adalah pemain bermental baja," ujar Bima seperti...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya