Menu

13 Nov 2019, 20:34 WIB

Tujuh Saksi Hadiri Sidang Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Amelia di Sukabumi

Ibu Amelia Ulfah Supandi, Siti Masriah (40 tahun) saat dihibur oleh salah seorang saksi di Pengadilan Negeri Cibadak Komplek Perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (13/11/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan dan pemerkosaan perempuan asal Cianjur, Amelia Ulfah Supandi kembali digelar di Pengadilan Negeri Cibadak, Komplek Perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (13/11/2019).

BACA JUGA: Sidang Ketiga Kembali Ditunda, Ada Tujuh Saksi Dalam Kasus Pembunuhan Amelia di Sukabumi

Paman Amelia, Gunalan mengatakan, dalam sidang kali ini tujuh orang saksi hadir. "Tiga dari kepolisian, dua dari Cibereum TKP penemuan mayat, satu pemilik mobil gas yang ditangkap waktu bersama tersangka, satu lagi dari Cianjur yang terakhir beli handphone almarhumah," kata Gunalan kepada sukabumiupdate.com, usai sidang.

BACA JUGA: Keluarga Amelia Datangi Kejari Cibadak Sukabumi, Gunalan: Kami Ingin Pelaku Dihukum Berat

Gunalan mengatakan, agenda persidangan yang dihadiri dirinya bersama ibu Amelia, Siti Masriah tersebut adalah mendengarkan kesaksian dari ketujuh saksi, termsuk dari kepolisian yang menurutnya dijadikan saksi ahli untuk menjelaskan mengapa akhirnya pelaku pembunuh menjurus ke arah R (25 tahun).

"Tadi dijelaskan dengan gamblang oleh saksi dari kepolisian. Tentang pengungkapan siapa pelaku pembunuh Amel, dari hasil penyidikan dan penyelidikan kepolisian," jelasnya.

BACA JUGA: Sidang Pembunuhan Sadis di Sukaraja Sukabumi, Keluarga Amel: Pemilik Elf Tidak Punya Ongkos

Terakhir Gunalan mengatakan, barang bukti berupa pakaian, sepatu, tas, handphone milik almarhumah, dibawa semuanya ke persidangan.

"Terdakwa hadir. Tapi belum memberikan kesaksian, tapi saat ditanya hakim tentang kebenaran pengakuannya ke pihak kepolisian, dia membenarkan," tandasnya.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Polda DIY telah memeriksa 13 orang yang dianggap mengetahui tragedi susur sungai SMP 1 Turi di Sungai Sempor, Sleman. Dari pemeriksaan tersebut, polisi telah menetapkan satu orang...

SUKABUMIUPDATE.com - Masih banyak misteri tersimpan di laut dalam, termasuk dengan para penghuninya. Paling baru, peneliti dibuat kaget dengan penemuan cumi-cumi raksasa dan hiu bercahaya. Para peneliti yang tergabung dalam...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan listrik yang sering kali padam. Dalam sehari, bisa terjadi tiga kali padam. Sekali padam bisa sampai satu jam.  Menurut warga Kampung...

SUKABUMIUPDATE.com -  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan satu orang Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi Sleman dengan inisial IYA sebagai tersangka kasus susur sungai. Status tersangka itu ditetapkan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya