Menu

17 Sep 2019, 14:35 WIB

Ketika Pentolan Geng Motor di Sukabumi Jadi Pengibar Bendera Merah Putih

Mantan anggota geng motor yang bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara hari Kesadaran Nasional di halaman Mapolresta Sukabumi, Selasa (17/9/2019) pagi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Tiga mantan anggota geng motor, Risman Maulana, Deden Sapuloh serta Dimas Muharam tak menyangka didaulat sebagai petugas pengibar bendera dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Mapolresta Sukabumi, Selasa (17/9/2019) pagi. 

Selain Risman, Deden dan Dimas. M Andika Syahri, yang juga mantan geng motor membacakan teks UUD 1945 pada upacara tersebut. Tak sampai disitu, usai upacara, Isa Resmadia, menerima penghargaan pelatihan dan pembinaan dasar kedisplinan. Baik pengibar bendera, pembaca UUD 145 dan penerima penghargaan, seluruhnya merupakan mantan geng motor XTC, GBR dan Moonraker.

BACA JUGA: Enjih Alias Gagu, Korban Pembacokan Geng Motor di Sukabumi Dikenal Banyak Polisi

Upacara sendiri, dipimpin langsung oleh Kapolresta Sukabumi, AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Kapolresta Sukabumi, AKBP Susatyo Purnomo Condro, sangat mengapresiasi perangkat upacara yang telah menyusun upacara dengan baik. Menurut Susatyo, ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti upacara bendera dan yang bertugas mengibarkan bendera adalah mantan geng motor.

BACA JUGA: DPRD Sebut Polisi di Kota Sukabumi Kalah Jumlah dengan Anggota Geng Motor

"Selama 1 tahun 10 bulan, baru kali ini kita melaksanakan upacara dengan para petugas adik-adik kita dari mantan dari geng Motor. Apapun backgroundnya, kalau berlatih itu bisa," tegas Susatyo.

Usai melaksanakan upacara, 23 eks geng motor tersebut menerima piagam dari Kapolresta Sukabumi. Piagam tersebut setelah para mantan geng motor ini menyelesaikan masa pelatihan dan pembinaan di Polresta Sukabumi selama hampir dua minggu. 

BACA JUGA: Polisi Ciduk Tujuh Anggota Geng Motor di Kota Sukabumi

Susatyo mengungkapkan, apa yang dilakukan eks geng motor ini merupakan bagian dari pembinaan.

"Dalam melaksanakan tugas seberat apapun, kalau kita berlatih sungguh-sungguh pasti bisa, dan hari ini sudah dibuktikan oleh adik-adik kita, pola ini bisa menjadi contoh kita melakukan pembinaan kepada masyarakat, penegakkan hukum menjadi bagian daripada pencegahan kejahatan," pungkas Susatyo.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi narasumber Webinar Nasional yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada Kamis (4/6/2020). Namun, ketika webinar sedang berjalan wajah Ma'ruf tampak dicorat-coret...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya