Menu

01 Peb 2019, 06:30 WIB

Kader Gerindra Kabupaten Sukabumi Laporkan Balik Panitia Acara Sandiaga Uno

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Salah satu kader partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Denden, melaporkan balik Muhamad Saiful Hadi (27 tahun) ke polisi. Hadi adalah panitia acara kedatangan Cawapres Sandiaga Uno di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi beberapa waktu lalu, yang belakangan mengaku jadi korban pengeroyokan di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, menuturkan, Denden terlibat perkelahian dengan Hadi. Yudha pun mengklarifikasi kabar soal pengeroyokan yang disampaikan Hadi ke sejumlah media.

"Karena ini negara hukum, saudara Denden pun merasa keberatan. Maka Denden ikut melaksanakan upaya hukum dan membuat pelaporan tentang perkelahian yang terjadi. Begitu pun dengan saudara Hadi," ungkap Yudha kepada awak media di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (31/1/2019) malam.

Yudha kembali menyampaikan bahwa kabar yang disampaikan Hadi (soal pengeroyokan, red) adalah tidak benar. Menurut Yudha, yang terjadi adalah perkelahian satu lawan satu.

Pihaknya kini menyerahkan semua proses hukum kasus tersebut kepada polisi untuk ditindaklanjuti. Soal pengakuan Hadi yang terlanjur diberitakan beberapa media, Yudha berencana melayangkan somasi.

"Saya sebetulnya dari awal tidak berpikir merasa dirugikan. Kami akan lanjutkan upaya hukum ini besok (Jumat 1 Februari, red)," ujarnya.

BACA JUGA: Keributan di DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Panitia Acara Sandiaga Uno Lapor Polisi

Di sisi lain, Yudha menyebut Denden mengalami luka cukup parah disertai muntah-muntah. "Kami di sini mengedepankan korban dulu, ini merupakan upaya hukum pribadinya," imbuhnya.

Ia menerangkan, pihaknya sudah berupaya melakukan pelaporan dan upaya hukum sejak Kamis siang. Namun karena menurutnya kondisi di lingkungan Polres Sukabumi saat itu tidak kondusif, pihaknya menunggu untuk mendatangi kepolisian pada malam hari.

"Jadi kami menunggu, jangan sampai ada gesekan yang tidak diinginkan," ucapnya.

BACA JUGA: Klarifikasi Yudha Sukmagara Soal Keributan di DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi

Ia berharap, kejadian tersebut tidak menjadi konsumsi publik yang dibesar-besarkan. Yudha mengaku sedih melihat kejadian tersebut.

"Ini perkelahian. Ini ranah pribadi antar pribadi. Tidak ada unsur partai dan tidak ada unsur politik, atau unsur lain," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Nonton drama di Netflix jadi salah satu aktivitas yang populer saat di rumah selama masa pandemi. Karena bikin penasaran, banyak orang yang nonton hingga semalam suntuk hingga...

SUKABUMIUPDATE.com - Bagi kamu yang terlalu kesal dengan sistem matchmaking Mobile Legends, update anyar ini bisa meredam emosimu. Update teranyar pada patch 1.4.94 diklaim dapat menyelesaikan sistem yang sebelumnya...

SUKABUMIUPDATE.com - Menapaki Puncak Carstensz dan Puncak Jaya di Papua bisa jadi merupakan impian para pendaki. Kedua puncak tersebut merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia. Mengutip Tempo.co, Puncak Carstensz Pyramid...

SUKABUMIUPDATE.com - Setiap orang memiliki waktu olahraga yang berbeda. Ada yang gemar olahraga pagi hari lantaran cuaca masih sejuk. Tapi tak sedikit memilih olahraga saat sore bahkan malam usai...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya