Menu

Selasa, 28 Agustus 2018, 18:50 WIB

Anak yang Disetubuhi Berkali-kali di Cibadak Sukabumi Sempat Alami Trauma

Pelaku pencabulan diamankan polisi. | Sumber Foto:Saepul Ramdani

SUKABUMIUPDATE.com - Perbuatan bejat SRM (52 tahun) yang telah menyetubuhi FY, anak perempuan berusia 12 tahun terungkap setelah korbannya ini tidak mau sekolah.

Korban ingin kembali sekolah tapi pindah dari salah satu SD di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi ke SD di daerah Kabupaten Bogor.

Korban yang masih duduk di bangku kelas V SD ini juga kerap berprilaku tak biasa karena kerap kali tiba-tiba mengamuk dan menangis. Saat ditanya oleh orang tua dan kakaknya, FY bungkam. Hingga akhirnya dibujuk dan FY mengaku disetubuhi.

"Kita cukup kesulitan menanyakan apa yang terjadi, namun lama kelamaan adik saya, mengaku bahwa telah dinodai SRM," ujar kakak korban, MSP (19 tahun) kepada sukabumiupdate.com.

Kepada orang tua dan kakaknya, korban mengungkapkan dipaksa menuruti keinginan SRM dan beberapa kali disetubuhi SRM. Korban yang mengalami trauma berat bahkan ingin bunuh diri.

Keluarga korban lantas mencoba memulihkan psikis korban dengan membawanya ke rumah sakit.

"FY sempat dirawat sekitar 10 hari di RSUD Syamsudin SH  untuk memulihkan kondisi psikis yang atau kesehatan jiwa," jelasnya.

BACA JUGA: Pelaku yang Setubuhi Anak di Cibadak Sukabumi Merayu Korbannya dengan Es Krim

Kini kondisi korban sudah membaik setelah menjalani perawatan.

Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi pada 2 Agustus 2018 lalu. Namun pelaku yang bekerja sebagai sopir angkot ini kabur. Polisi tak menyerah dengan terus melakukan pengejaran hingga pelaku tertangkap di daerah Kabupaten Bogor pada Jumat (24/8/2018).

BACA JUGA: Pencabulan Terhadap Anak 12 Tahun di Cibadak Sukabumi, Pelaku Kena Pukul Keluarga Korban

Pelaku menyetubuhi korbannya berkali-kali dan terjadi pertama kali pada Desember 2017 lalu. Pelaku menyetubuhi korbannya di rumah kontrakan pelaku Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Sedangkan korban merupakan anak tetangga pelaku.

Akibat perbuatan ini, pelaku dijerat dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter : SAEPUL RAMDANI
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Nasib malang dialami RH, anak perempuan berusia 14 tahun warga Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. RH disetubuhi UT (53 tahun) warga Desa Cibitung namun beda kampung....

SUKABUMIUPDATE.com - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP)  mulai mengarahkan pemerintah daerah untuk beralih dalam mengajukan pengadaan barang dan jasa. Bukan lagi melalui cara konvensional, melainkan dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 pengamen dan anak jalanan (anjal) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Sukabumi, Selasa (28/8/2018) sore. Para pengamen dan anjal tersebut dijaring di sejumlah...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi harus menyeberangi Sungai Cikaso sepanjang 100 meter dengan rakit dalam melakukan aktivitas kesehariannya. Itu terpaksa dilakukan karena tidak ada jembatan. Warga tersebut...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya