Menu

Rabu, 14 Maret 2018, 03:24 WIB

Korban Penganiayaan Sadis di Ciemas Jalani Operasi Bedah di RS Bunut Kota Sukabumi 

Korban (berkerudung,red) sesaat setelah tiba di IGD RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Rabu (14/3/2018). | Sumber Foto:M Syahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Atikah (40 tahun), korban penganiayaan dua orang tidak dikenal di Kampung Babakankubang RT 4 RW 2, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi kini menjalani perawatan medis di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Rencananya, Ia akan menjalani operasi pengangkatan peluru di rumah sakit yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Sakit Bunut itu.

Atikah masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bunut sekitar pukul 01.15 WIB, Rabu (14/3/2018). Ia didampingi suami, anak dan menantunya.

BACA JUGA: Mukena Berlumuran Darah, Wanita di Ciemas Sukabumi Dianiaya Usai Solat

Pantauan sukabumiupdate.com, Atikah masih terlihat lemah. Mengenakan kerudung merah, kebaya motif bunga, dan sarung batik, Ia berjalan tertatih saat memasuki area rumah sakit.

"Tadi dari Jampangkulon diantar pakai mobil punya teman, soalnya nggak pakai ambulance," ujar Herlan, anak Atikah, ditemui sukabumiupdate.com di RS Bunut.

Setibanya di IGD, petugas RS Bunut membopong Atikah naik ke ranjang pasien. Ia langsung dibawa ke ruang tindakan bedah.

BACA JUGA: Penganiayaan Wanita di Ciemas Sukabumi, Korban Diikat dan Digusur Keluar Rumah

"Rencananya mau menjalani operasi pengangkatan peluru. Di RS Jampangkulon katanya enggak ada alatnya," tutur Herlan.

Berdasarkan hasil rongten di RS Jampangkulon, lanjut Herlan, terdapat dua butir peluru di bagian dada sebelah kiri. "Awalnya pas rongten pertama, kelihatan cuma satu. Dirongten lagi, terlihat ada dua  peluru yang posisinya saling berdekatan," tutur Herlan.

BACA JUGA: Orang Tak Dikenal Aniaya dan Tembak Wanita 40 Tahun di Mekarsakti Sukabumi

Ia berharap proses operasi di RS Bunut berjalan lancar. Agar ibunya bisa pulih seperti semula. "Minta doanya saja, mudah-mudahan ibu kuat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Atikah menjadi korban penganiayaan dua pria tak dikenal, Senin (12/3/2018). Ia dipukuli sesaat setelah menunaikan Salat Magrib di rumahnya.

Sadis, para pelaku juga mengikat tubuh Atikah dan menyeretnya ke luar rumah. Pelaku menembak Atikah menggunakan senapan angin.

Reporter : M SYAHRUL HIMAWAN
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Biaya pengobatan Dafid Almuis (16 tahun) mencapai Rp 30 juta. Dafid, seorang siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, menjalani perawatan RSUD R...

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi terus mengembangkan potensi alam untuk dijadikan objek wisata, diantaranya Bukit Panineungan yang berada di Jalur Geopark Loji-Puncak Darma tepatnya di Desa Girimukti,...

SUKABUMIUPDATE.com - Yanggimas Anggara, mencalonkan diri pada bursa konferensi cabang (Konfercab) pemilihan ketua umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sukabumi. “Intelektual dan ukhuwah dalam gerakan HMI merupakan upaya mewujudkan...

SUKABUMIUPDATE.com -Wakil Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sukabumi, Erlan Suparlan angkat bicara soal penganiayaan yang dialami Atikah (40 tahun), warga Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Wanita malang tersebut disiksa...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya