Menu

Selasa, 13 Maret 2018, 06:08 WIB

Orang Tak Dikenal Aniaya dan Tembak Wanita 40 Tahun di Mekarsakti Sukabumi

Masrikah (40 tahun) mendapat penanganan medis karena menjadi korban penganiyaan orang tak dikenal. | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Masrikah (40 tahun) warga Kampung Babakankubang RT 04/02  Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba saja dianiaya dua orang yang menggunakan penutup wajah, Senin (12/3/2018) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Selain dianiaya, Masrikah diduga ditembak sebab di dada sebelah kirinya terdapat semacam peluru timah.

Dari keterangan yang dihimpun, pelaku masuk ke rumah dan langsung menganiaya Masrikah yang saat itu baru saja selesai melaksanakan shalat magrib. Masrikah yang hanya seorang diri dirumahnya dipukuli bertubi-tubi oleh pelaku.

BACA JUGA: Dipukul Orang tak Dikenal, Sopir Angkot Loji-Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Berlumur Darah

"Kejadiannya sehabis waktu magrib di rumah kediamannya. Sedangkan pada saat kejadian suaminya Apud (48 tahun) lagi shalat Magrib di mushola," kata Camat Ciemas Lesto Rosadi kepada sukabumiupdate.com.

Akibat penganiyaan, wanita ini mengalami luka disekujur tubuhnya dan harus menjalani perawatan serius di RSUD Jampangkulon.

"Awalnya dibawa ke puskesmas Tamanjaya, namun dokter jaga tidak ada maka sekarang ditangani di RSUD Jampangkulon. Sekarang masih lidik pihak kepolisian," jelas Lesto.

BACA JUGA: Tujuh Orang Mabuk Bacok Riyadi di Jalan Lingsel Kota Sukabumi

Kepala Desa (Kades) Mekarsakti, Ahmad Bajuri mengungkapkan, tidak ada barang yang hilang di rumah karena korban merupakan orang tidak punya. 

"Tidak ada barang yang hilang, orang nggak punya. Rumahnya juga dibangun kades," jelasnya.

Mengenai dugaan ditembak, Ahmad menuturkan di bagian dada sebelah kiri Marsinah terdapat sebuah timah dan harus segera dilakukan operasi untuk mengeluarkanya. Untuk jenis senjata yang digunakan diduga senapan angin untuk memburu babi hutan.

BACA JUGA: Jadi Korban Pukul Orang Tak Dikenal, Warga Sangkuriang Kabupaten Sukabumi

Menurut Ahmad, kejadian ini bisa jadi dipicu kabar yang menyebutkan bahwa korban memiliki ilmu hitam. 

"Ada info dari warga bahwa ibu Masrikah itu punya santet," jelasnya.

BACA JUGA: Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Juni Warga Cibeber Kabupaten Sukabumi Kritis

Namun hal tersebut masih ditelesuri karena bisa jadi ada hal lain yang menjadi penyebab penganiayaan.

Ahmad menambahkan kejadian ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Muspika Ciemas dan pihak kepolisian.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Atikah (sebelumnya ditulis Masrikah,red), kini masih terbaring lemah di RSUD Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Warga Kampung Babakankubang RT 4 RW 2 , Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas dianiaya...

SUKABUMIUPDATE.com -  Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi menggrebek pabrik pupuk ilegal di Kampung Gunungsireum, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Polisi mengamankan tujuh orang dari pabrik yang baru beroperasi...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 45 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Cigombong RT 20/03, Desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, belum memiliki sarana MCK dan jamban yang layak. Di kampung tersebut baru...

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi melakukan assment terhadap sebanyak 13 anggota geng motor yang positif menggunakan narkoba. Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, AKBP Deni Yusdanial mengatakan, dari 13...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya