Menu

05 Nov 2019, 07:00 WIB

Krisis Sinyal HP di Sukabumi, Diskominfosan: 89 Desa Blank Spot

Ilustrasi blank spot. | Sumber Foto:Budiono

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi mencatat ada sekitar 89 desa di pelosok Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam blank spot, alias wilayah yang jauh dari jangkauan sinyal provider seluler.

BACA JUGA: Curhat Guru Demi Sinyal HP, Warga Empat Desa di Curugkembar Sukabumi Harus Naik Bukit

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri mengatakan, dari 89 desa yang masuk dalam kawasan blank spot di Kabupaten Sukabumi, empat desa di antaranya ada di Kecamatan Curugkembar.

"Beberapa waktu lalu kita pernah melakukan pendekatan kepada beberapa provider untuk menambah investasi mereka di area blank spot," ucap pria yang akrab disapa Bima ini kepada sukabumiupdate.com, Senin (4/11/2019).

BACA JUGA: Sulit Sinyal, Kades Sirnarasa Kabupaten Sukabumi: Kalau Mau Komunikasi Harus ke Kebun

Diberitakan sebelumnya, warga empat desa di Kecamatan Curugkembar, yakni Desa Sindangraja, Bojongtugu, Puncak Manis dan Mekartanjung kerap kesulitan mengakses sinyal provider seluler. Hanya untuk mendapatkan satu tiang sinyal hanphone (internet versi edge), mereka harus naik bukit atau dataran tinggi yang jarak hingga dua kilometer dari permukiman, itupun hanya dari satu provider dengan kekuatan tangkapan sinyal paling rendah (satu tiang).

BACA JUGA: Tips Teknologi: Cara Perkuat Sinyal Ponsel

Bima melanjutkan, masih ada hal lain yang juga sedang diusulkan oleh Diskominfosan Kabupaten Sukabumi ke pihak Kementerian melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

"Selain itu, kita juga kita mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun penyediaan WiFi di pelosok," tandas Bima.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 segala upaya dilakukan, dari mulai penyemprotan disinfektan hingga larangan mudik atau pulang kampung untuk sementara waktu.  Larangan mudik ini berlaku untuk...

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah pandemi corona, semua anggota keluarga terpaksa berada rumah sepanjang hari selama beberapa minggu untuk social distancing. Dilansir dari tempo.co, ini tak hanya membuat orang tua...

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi II DPR RI menyatakan sepakat atas penundaan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 imbas dari pandemi virus corona Covid-19. Dilansir dari suara.com, kesepakatan itu didapat usai Komisi II...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak munculnya wabah virus Corona atau Covid-19, Wedang Jahe Beras Hitam produksi rumah pamer beras hitam Saung Palapah Katersna, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi justru...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya