Menu

09 Nov 2019, 14:50 WIB

Tegaskan Bukan PHP, Ketum PSSI Tinjau Lokasi Soccer Camp Cikidang Sukabumi

Ketua Umum PSSI, M Iriawan (tengah, kemeja hitam) lokasi yang akan dibangun Soccer Camp di kawasan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/11/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) M Iriawan menyambangi Kampung Pasirlangkap, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/11/2019). Di lokasi tersebut rencananya PSSI akan membangun Soccer Camp alias komplek sepakbola untuk menggembleng kemampuan Timnas Sepakbola Indonesia.

BACA JUGA: Rencana Soccer Camp PSSI di Cikidang, Apa Kata Bupati Sukabumi

"Kami melihat lokasi yang rencana akan dibuat Soccer Camp untuk latihan maupun wisma di Cikidang Kabupaten Sukabumi. Tentunya kami melihat dulu secara fisik di lapangan. Kami dapat paparan dari pihak yang akan membangun soal penempatan sebelah mana saja lapangannya," kata Iriawan kepada sukabumiupdate.com, di sela anjangsana.

BACA JUGA: PSSI Jangan PHP Dong! Lihat Dukungan Warga Cikidang Sukabumi Untuk Soccer Camp

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu memaparkan, berdasarkan planning pembangunan akan ada enam lapangan yang akan dibangun. "Nanti kita akan bagi lah. Kalau enam lapangan, mungkin empat lapangan rumput dan dua sintetis. Lapangan rumput pun ada levelnya, ada yang biasa sedang dan bagus," imbuhnya.

"Tentunya ini wujud rencana kami dan teman-teman di PSSI, kita ingin punya Soccer Camp. Alhamdulillah ada exco kita yang datang menghibahkan tanahnya kepada PSSI seluas delapan hektare. Mungkin nanti akan nambah. Yang jelas delapan hektare sudah pasti," katanya lagi.

BACA JUGA: Penampakan Lokasi yang Rencananya Dibangun Soccer Camp PSSI di Cikidang Sukabumi

Iwan menargetkan tahun depan Soccer Camp PSSI di Cikidang sudah bisa digunakan tahun depan, seiring dengan finalisasi pembangunan Jalan Tol Bocimi.

"Target pengerjaan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa kita pakai sejalan dengan jalan tol selesai. Nanti mungkin akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus di Jawa Barat, selain Pangandaran yang memang sudah ditetapkan," tandas Iwan.

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa jam lalu sebuah video evakuasi para korban kecelakaan Bus Sudiro Tunggal Jaya di Tol Cipali beredar di media sosial. Video ini nampak diambil beberapa menit setelah...

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi merilis update terbaru hasil penanganan Covid-19, Minggu (20/9/2020). Dalam update harian, STPP Covid-19 Kota Sukabumi mencatat masih ada 18 dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional 2020 mengumumkan kelahiran sepasang badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Melansir Suara.com, Direktur Jenderal Konservasi Sumber...

SUKABUMIUPDATE.com - Gempa magnitudo 2.3 terjadi di Kota Sukabumi, Minggu (20/9/2020) tadi siang, pukul 12.48 WIB. Berdasarkan rilis yang diterima dari BMKG, titik koordinat gempa berada di 6.93 LS,...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya