Menu

13 Peb 2020, 08:32 WIB

Atasi Intoleransi, Ayep Zaki Sodorkan Program FKDB on Farm

Ketua umum FKDB Ayep Zaki | Sumber Foto:DOC. SUKABUMIUPDATE

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki meminta masyarakat selalu hidup rukun dan selalu menanamkan toleransi antar agama. Hal tersebut dikatakan Zaki menyikapi banyaknya persoalan intoleransi yang belakangan ini marak di Indonesia.

BACA JUGA: FKDB On Farm Sebagai Implementasi Ekonomi Keumatan

"Negara kita adalah Bhineka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda namun kita harus tetap satu. Jangan hanya berbeda keyakinan lantas kita membuat kegaduhan yang bisa merugikan banyak pihak," kata Zaki kepada wartawan Kamis (13/2/2020).

Menurutnya sikap toleransi antar umat beragama harus ditanamkan di semua lapisan masyaraakat. Kata dia, toleransi bisa terefleksi atau diimplementasikan kedalam kegiatan ekonomi, sosial dan budaya. Sehingga, lanjut dia, agama satu dengan yang lainnya menjadi rukun. Karena saling berinteraksi secara ekonomi.

"Kami bisa membuat modelnya. Kegiatan toleransi beragama atau kerukunan antar umat diimplementasikan dengan kegiatan ekonomi," ujar Zaki.

Masih menurut Zaki, program FKDB on farm bisa diterapkan di daerah yang rawan terhadap toleransi ataupun daerah intoleransinya yang kuat.

"FKDB on farm ini bisa diterapkan di mana saja. Baik yang toleransinya kuat maupun sebaliknya. Jadi pas untuk diterapkan di tengah masyarakat," ungkapnya.

BACA JUGA: Panen Perdana FKDB on Farm Menjanjikan, Ini Hasilnya!

Lebih lanjut Zaki menjelaskan, FKDB on farm adalah kegiatan perekonomian di bidang pertanian pangan seperti padi, jagung, singkong, kopi, coklat untuk meningkatan produksi hasil pertanian.

Diungkapkan Zaki, FKDB fokus di on farm karena kegiatan ini sangat menyentuh masyarakat bawah. "Targetnya harus jadi narasumber solusi untuk intoleransi menuju kerukunan antar umat beragama," pungkas Zaki

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Setengah dari populasi Indonesia diperkirakan akan terinfeksi virus corona di Indonesia jika tak kunjung diberlakukan lockdown. Dilansir dari suara.com, hingga Jumat (27/3/2020), tercatat ada 893 kasus virus corona...

SUKABUMIUPDATE.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi merilis data lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) per hari ini, Sabtu (28/3/2020). Tercatat ODP yang sehari sebelumnya berjumlah 202 orang,...

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penangananan Covid-19 Achmad Yurianto dianggap melontarkan kalimat kontroversial ketika memberikan keterangan pers soal perkembangan kasus corona di Indonesia. Dilansir dari suara.com, dalam pernyataan...

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/3/2020). Akibatnya, belasan rumah porak-poranda. Atap berterbangan dan pohon tumbang di Kampung Pasisangan RT 18/05 Desa Pondokkaso...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya