Menu

Minggu, 11 Agustus 2019, 12:14 WIB

GP Ansor dan Komunitas Pemuda Lintas Iman Bersihkan Lapang Merdeka Sukabumi

Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Komunitas Pemuda Lintas Iman Kota Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih di Lapang Merdeka usai pelaksanaan salat Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/2019) pagi. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Komunitas Pemuda Lintas Iman Kota Sukabumi melakukan aksi bersih-bersih di Lapang Merdeka usai pelaksanaan salat Idul Adha 1440 H, Minggu (11/8/2019) pagi. Aksi ini sebagai bentuk silaturahmi dan toleransi.

"(Kegiatan ini) bentuk silaturahmi, toleransi, dan keberagaman beragama di Kota Sukabumi. Izin kepada masyarakat Kota Sukabumi, ketika nanti agama yang lain ada (kegiatan) Natal misalnya, Ansor dan Banser akan hadir untuk silaturahmi ke tempat mereka juga menjalin persaudaraan dan persahabatan dengan teman-teman lintas iman yang lain," ungkap Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Sukabumi, Sudar Fauzi.

BACA JUGA: Salat Idul Adha di Lapang Merdeka Sukabumi Fahmi Ingatkan Ancaman Kemarau

Sudar mengatakan, sebanyak 50 orang yang tergabung dalam GP Ansor dan Komunitas Lintas Iman mengikuti kegiatan bersih-bersih tersebut. Tagline yang diusung dalam kegiatan in adalah Lintas Iman Silih Bela, dengan maskud tentu ingin terus ada kebersamaan.

Menurut Sudar, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk yang pertama kalinya. Yang dibersihkan dari Lapang Merdeka seperti koran bekas yang dipakai untuk alas salat.

"Nantinya koran yang dikumpulkan diberikan kepada teman-teman pemulung," jelas Sudar.

Sementara itu, Pembina Komisi Pemuda Remaja Gereja Sukabumi, Ezra Theodores mengatakan, Idul Adha adalah momen yang diyakini tiga agama besar, yaitu agama samawi di Indonesia.

BACA JUGA: Wali Kota Sukabumi Pastikan Malam Idul Adha Aman dan Kondusif

Menurut dia, Idul Adha digunakan sebagai momen untuk mempererat kesatuan dan persatuan, serta persaudaraan. 

"Kita sama-sama meneladani Nabi Ibrahim, dimana aplikasi di masyarakatnya menunjukkan sifat rela berkorban, perlu dilanjutkan untuk menjalin kerukunan umat beragama di Indonesia," ungkap Ezra.

Ezra menuturkan, ada sekitar 20 Gereja di Sukabumi dimana para Bapak Gereja tersebut mengirimkan beberapa anak untuk bergabung dalam kegiatan ini.

"Walaupun hari Minggu, jadi habis ini mereka ibadah. Ada Kristen Protestan dan Katholik," pungkas Ezra.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi adalah satu satu dari kota, kabupaten dan provinsi di Indonesia yang memiliki duplikat sang saka merah putih produksi tahun 1969. Bendera penuh sejarah ini masih...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi  mengeluhkan dan merasa terganggu oleh kegiatan pertambangan menggunakan cara peledakan atau blasting yang dilakukan PT Tambang Semen Sukabumi...

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran lahan terjadi di Komplek Prana, Kampung Cimanggah RT 007/002, Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (11/8/2019) siang.  Kebakaran terjadi akibat pemilik lahan, Didin sengaja membakar daun...

SUKABUMIUPDATE.com - Bidara (Ziziphus Mauritiana), buah yang kaya manfaat ini sedang getol dibudidayakan di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi. Pohon bidara yang dapat tumbuh di daerah kering dan sedikit curah hujan...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya