Menu

02 Jul 2019, 17:45 WIB

Sukabuku, Komunitas Literasi di Parungkuda Sukabumi yang Gelorakan Semangat Baca

Mila Nabila (tiga dari kiri) pendiri Taman Baca dan komunitas Sukabuku di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto:Muhammad Sahrul Himawan

SUKABUMIUPDATE.com - Berawal dari keprihatinan terhadap rendahnya minta membaca pada anak-anak, Mila Nabila pun bergerak. Mengumpulkan buku-buku dan membujuk anak-anak untuk mau baca. Seiring waktu, wanita kelahiran 1 September 1986 ini kemudian mendirikan sebuah komunitas literasi bernama Sukabuku yang mulai berdiri pada 23 Oktober 2018 lalu.

Sebuah ruko di Kampung Babakanpeundey, Desa Parukuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, berderet rak-rak buku beragam jenis. Ruko ini merupakan taman baca Sukabuku. Anak-anak yang sering mendatangi taman baca ini kisaran usia tujuh hingga 15 tahun.

BACA JUGA: Mengenal Lia Yulianti, Aktivis Literasi di Perpustakaan Taman Pamekar Kabandungan Sukabumi

"Agak gemes aja melihat minat baca disekitar sini, barangkali ada taman baca orang-orang bakal lebih berminat untuk membaca," ujar Mila mengawali perbincangan dengan sukabumiupdate.com di ruang Sukabuku, Selasa (2/07/2019).

Selain membaca, kata Mila, Sukabuku juga membuka kelas belajar mengajar seperti halnya di sekolah. Dalam kelas ini peserta akan diberikan pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Namun, Mila memaklumi apabila anak-anak lebih memilih sendiri. Maka dari itu dia memberikan keleluasaan kepada anak-anak mau belajar apapun. 

BACA JUGA: Wakil Wali Kota Sukabumi: Jadikan Literasi Sebagai Tradisi Masyarakat

"Disini juga ada kelas Bahasa inggris sama Matematika. Sesukanya anak-anak aja mau belajarnya apa," tuturnya.

Untuk masuk dalam Sukabuku ini masyarakat tidak usah mengeluarkan biaya sepeser pun. Mila menjelaskan buku-buku yang tersedia di tempat itu pemberian dari donatur dengan dibantu program FCL (Free Cargo Litterasi) dari pemerintah. "Semuanya disini gratis. Banyak donaturnya berasal dari penulis, penerbit dan lain-lain," terangnya.

BACA JUGA: Video: Lia Yulianti, Perempuan Tangguh Pejuang Literasi Sukabumi

Kedepannya, Sukabuku akan bersinergi dengan Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk pendidikan karakter. "Nanti kita akan kerjasama dengan Paud. Rata-rata anak-anak yang sering ada disini dari kelas satu SD sampai SMP," tutupnya.

Reporter : CRP 3
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan penambahan pasien baru Covid-19 hari ini, Rabu, 3 Juni 2020, mencapai 684 orang. "Sehingga total menjadi 28.233 kasus," kata...

SUKABUMIUPDATE.com - Setidaknya 127 wartawan di 31 negara di dunia meninggal setelah terinfeksi virus corona dalam tiga bulan terakhir. Lembaga nirlaba yang bermarkas di Jenewa, Swiss, Press Emblem Campaign...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut insentif bagi tenaga medis di tengah pandemi Covid-19 baru cair Rp 10,45 miliar dari total Rp 5,6 triliun. Dia menjelaskan dana Rp 10,45...

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) penerapan PSBB proporsional sebagai persiapan menuju normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh kabupaten/kota Jawa...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya