Menu

Minggu, 05 Mei 2019, 12:45 WIB

Cukur Ala Baraya Pangkas Rambut Sukabumi, Tampil Ganteng Sekaligus Shodaqoh

Aksi sosial Baraya Pangkas Rambut Sukabumi (BPRS) melaksanakan pangkas rambut dengan bayar seikhlasnya di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Minggu (5/5/2019). Uang dari aksi ini akan disumbangkan untuk anak yatim piatu. | Sumber Foto:Muhammad Gumilang

SUKABUMIUPDATE.com - Ada pemandangan berbeda di salah satu sudut Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Minggu (5/5/2019) pagi. Sejumlah tukang pangkas rambut nampak melayani pelanggan, ada yang memotong rambut dan sebagian lagi sedang merapihkan rambut. 

Kalau pada umumnya di sebuah tempat pangkas rambut terpasang daftar tarif, sedangkan di tempat ini pelanggan bisa bayar seikhlas. 

BACA JUGA: Pegiat Sosial Sukabumi Mengamen, Galang Dana Buat Korban Bencana Kertaangsana

Kegiatan pangkas rambut yang dilaksanakan Baraya Pangkas Rambut Sukabumi (BPRS) ini memang merupakan aksi sosial. Uang yang dikumpulkan dari kegiatan ini nantinya dishodaqohkan kepada anak-anak yatim piatu.

"Ini inisiatif dari kita, kita punya niatan baik untuk membantu anak-anak yatim piatu yang ada di Sukabumi melalui kegiatan buka stand barber shop dengan format di outdoor seperti ini," ujar Ketua BPRS, Ceppy Herdiana kepada sukabumiupdate.com, Minggu (5/5/2019).

BACA JUGA: Pencinta Vespa dan 11 Komunitas Galang Dana Korban Tanah Retak Kertaangsana Sukabumi

Ceppy mengatakan, ada sekitar tujuh perwakilan barber shop di Sukabumi yang mengikuti kegiatan tersebut. Sejak pagi-pagi pukul 07.00 WIB, mereka telah bersiap-siap membawa berbagai peralatan mencukur termasuk kursi dan meja cermin dari salah satu barbershop yang sengaja dibawa ke area Lapang Merdeka Kota Sukabumi.

"Sampai dengan jam 10.00 WIB, sudah ada belasan orang yang dicukur di sini," imbuhnya.

BACA JUGA: Ojol Sukabumi Kumpulkan Rp 5.100.000 untuk Korban Tanah Retak di Kertaangsana

Rencananya, kegiatan seperti ini akan dilakukan rutinan seminggu dua kali dengan konsep barber shop outdoor. Tujuannya yakni selain daripada niatan bersodakoh, pihaknya ingin kembali mengangkat tradisi cukur rambut di tempat terbuka seperti zaman-zaman dulu.

"Kita ingin menampilkan sisi lokal tukang cukur di Sukabumi ini, sekaligus sebagai ajang bersama-sama mari berdonasi untuk anak yatim piatu yang ada di Sukabumi," pungkasnya.

Reporter : MUHAMMAD GUMILANG
Redaktur : ANDRI SOMANTRI
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Objek wisata di Kabupaten Sukabumi tak hanya pantai saja karena ada banyak tempat yang bisa dikunjungi. Yang terbaru adalah Situ Zen di Kampung Cisitu, RT 16/06, Desa...

SUKABUMIUPDATE.com - Berkah Ramadan sudah dirasakan Ipah (62 tahun), pedagang daging sapi segar di Jalan Pelabuhan II KM 4,3, Cipanengah, Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (5/5/2019). Lapak daging sapi yang berada...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Museum Kipahare Sukabumi, Sandi. S. Wijaya mengharapkan, acara tahunan upacara sedekah bumi dapat masuk ke dalam event Pemerintah Kota Sukabumi. BACA JUGA: Kemeriahan Sedekah Bumi dan Ngarak Dongdang...

SUKABUMIUPDATE.com - Bosan dengan tempat liburan yang ramai, penuh sesak dan monoton? Mungkin liburan ke Situ Cibanteng bisa jadi pilihan. Tempatnya di Kampung Cibanteng, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya