Menu

Jumat, 02 Agustus 2019, 08:00 WIB

Jadi Jurnalis, Cita-cita Remaja Obesitas Asal Kebonpedes Sukabumi yang Meninggal Dunia

Wahyu Prayoga (17 tahun), remaja penderita obesitas asal Kampung Babakan Cikampeng RT 01/04 Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi menuliskan harapannya terhadap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada secarik kertas semasa hidup. | Sumber Foto:Dok./Sukabumiupdate.com

SUKABUMIUPDATE.com - Wahyu Prayoga (17 tahun), remaja penderita obesitas asal Kampung Babakan Cikampeng RT 01/04 Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia pada Rabu (31/7/2019).

BACA JUGA: Bantuan Dari Pak Emil Tak Kunjung Tiba, Remaja Obesitas Asal Kebonpedes Meninggal Dunia

Putra bungsu dari pasangan Engkos (62 tahun) dan Enon (57 tahun) tersebut sempat mengatakan kepada kedua orangtuanya bahwa ia bercita-cita ingin menjadi seorang jurnalis, wartawan atau fotografer. Hal itu sering disampaikan remaja yang akrab disapa Yoga ini, sebelum meninggal dunia.

"Dia itu sering bilang ingin jadi wartawan atau fotografer katanya. Tapi tidak bilang kenapa bercita-cita seperti itu," ungkap Engkos kepada sukabumiupdate.com, Kamis (1/8/2019).

BACA JUGA: Remaja Obesitas Asal Sukabumi: Pak Emil Tolong Bantuan.

Yoga merupakan anak yang tidak pernah menyerah dan mengeluh, walaupun dirinya sudah mulai menderita obesitas, sekitar empat tahun yang lalu.

"Dia itu daya juang untuk sembuhnya tinggi. Makanya kalau dibawa berobat kemanapun juga pasti mau, tidak pernah menolak," lanjut Engkos.

BACA JUGA: Obesitas, Remaja 16 Tahun di Kebonpedes Sukabumi Punya Berat Badan 120 Kilogram

Dua anak Engkos dan Enon lainnya,  Ela Nurlaela (35) dan Erna Purnama (33) saat ini tinggal di Karawang.

"Ya di rumah ini kami asalnya tinggal bertiga dengan Yoga, tapi karena Yoga sudah meninggal, jadi kami tinggal berdua," pungkas Engkos.

BACA JUGA: Supardi, Pemuda Obesitas Berhati Emas Asal Sagaranten Sukabumi

Diberitakan sebelumnya, semasa hidup, bungsu dari tiga bersaudara itu sempat menuliskan surat meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bantuannya tak muluk-muluk, ia meminta untuk dibantu proses pengobatannya. Namun harapannya terlanjur pupus sebelum terpenuhi.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Polri meringkus komplotan pemburu satwa liar dilindungi di Riau. Dari tangan pelaku, disita empat janin harimau sumatera  dan 1 kulit...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Sukabumi masih mendominasi dibanding kasus lainnya. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya barang bukti dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut, terdakwa pembunuhan dan inses Yuyu, pantas untuk dijerat dengan ancaman hukuman seumur hidup bahkan hingga hukuman mati. Hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan juri Bung Hatta Award memutuskan tidak akan memberikan penghargaan kepada tokoh antikorupsi untuk tahun 2019. Salah satu dewan juri, Bivitri Susanti menyebut 2019 adalah tahun duka...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya