Menu

Kamis, 18 Juli 2019, 16:12 WIB

Perjuangan Oda, 30 Tahun Layani Semir Sepatu di Kota Sukabumi

Oda (44 tahun), warga Kampung Karang Tengah RT 002/009 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, yang sudah lebih dari 30 tahun menjadi penyemir sepatu. | Sumber Foto:Oksa BC

SUKABUMIUPDATE.com - Rasanya malu untuk terus mengeluh soal kehidupan ini, bila melihat perjuangan mang Oda (44 tahun) penyemir sepatu yang biasa berkeliling pusat perdagang Kota Sukabumi ini. Oda tetap ikhlas dan setia dengan profesinya sebagai penyemir sepatu, sejak lebih dari 30 tahun yang lalu.

BACA JUGA: Celoteh Mang Budi, Seniman Anyam Gelang Simpai Soal Wisata Sukabumi

"Tidak tahu harus kerja apa lagi, karena kalau dagang atau berjualan kan harus ada modal," ungkap Oda santai kepada sukabumiupdate.com, Kamis (18/7/2019) yang menemuinya di 

Oda mengatakan ia biasa menawarkan jasanya di Jalan Pelabuhan II dan Lapang Danalaga. Berjalan kaki dari rumahnya di Karang Tengah Gunungpuyuh Kota Sukabumi, lengkap dengan berbagai peralatan semir yang selalu dipanggul.

BACA JUGA: Berkah Aya Aya Wae Bagi Dua Bocah Cantik Asal Pajampangan Sukabumi

Lanjut Oda, ia berangkat sekitar pukul 07.00 dari rumahnya, dan pulang sekitar pukul 10.00 malam. "Biasanya saya menyemir sepatu kulit, dengan harga yang tidak saya tentukan, pernah ada yang memberi Rp. 2 ribu sampai Rp. 10 ribu. Kalau bukan sepatu kulit paling saya bersihkan saja," tambah Oda.

Lelaki yang memiliki sebelas saudara ini mengaku tidak pernah mengenyam bangku sekolah sehingga tidak memiliki ijazah untuk mencoba pekerjaan lain, yang saat ini selalu bersyaratkan legalitas pendidikan. "Pernah sih satu hari sama sekali tidak dapat pelanggan, tapi mau gimana lagi," pungka Oda.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Polri meringkus komplotan pemburu satwa liar dilindungi di Riau. Dari tangan pelaku, disita empat janin harimau sumatera  dan 1 kulit...

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Ganora Zarina mengungkapkan, kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Sukabumi masih mendominasi dibanding kasus lainnya. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya barang bukti dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut, terdakwa pembunuhan dan inses Yuyu, pantas untuk dijerat dengan ancaman hukuman seumur hidup bahkan hingga hukuman mati. Hal itu...

SUKABUMIUPDATE.com - Dewan juri Bung Hatta Award memutuskan tidak akan memberikan penghargaan kepada tokoh antikorupsi untuk tahun 2019. Salah satu dewan juri, Bivitri Susanti menyebut 2019 adalah tahun duka...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved
Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya