Menu

Rabu, 10 Oktober 2018, 16:25 WIB

Novan Asal Jampangkulon Sukabumi, Tunanetra dengan Beragam Penghargaan di Seni Musik

Novan Sumardiana (23 tahun), anggota Pramuka Saka Dirgantara yang mahir memainkan alat musik organ. | Sumber Foto:Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Novan Sumardiana (23 tahun) begitu mahir memainkan alat musik organ. Jari-jarinya nampak lincah di atas tuts, ketika diminta mengiringi sebuah lagu, Novan langsung menyanggupinya mau dangdut atau pop.

Rabu (10/10/2018) siang itu, dia tampil di acara Satuan Radar (Satrad) 216 Cibalimbing, Surade.

Anggota Pramuka Saka Dirgantara asal Kampung Cisuru, Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi ini merupakan penyandang tunanetra. Dia masih tercatat sebagai siswa SMALBN Surade kelas 12.

BACA JUGA: Semangat Buruh Batu Bata Asal Surade Sukabumi untuk Upah 28 ribu per hari

Dia memilih musik karena mudah untuk dipelajari dan bisa mengibur, pilihan pun jatuh ke alat musik organ. Karena kegemaranya itu, Novan begitu cepat menguasai chord atau kunci nada.

"Menekuni alat musik orgen mulai tahun 2010 - 2011, baru pada tahun 2012 mengikuti perlombaan," katanya kepada sukabumiupdate.com.

Kegemarannya pada musik, mengantarkan Novan pada sejumlah prestasi di tingkat Jabar dan nasional.

"Pada Jambore tingkat Jawa Barat di Cianjur, mendapat peringkat pertama dalam bidang seni dan Pramuka. Lalu pada tahun 2012 mewakili Jabar pada Jambore Nasional di Solo, memperoleh peringkat ke dua dalam seni budaya terutama dalam memainkan alat musik modern, keyboard, orgen, gitar," pungkasnya.

BACA JUGA: Cerita Relawan Pramuka Peduli Cibadak Sukabumi, Tiba di Palu Langsung Evakuasi Ratusan Jenazah

Sementara itu pengajar pramuka seni dan keterampilan SMALBN Surade Epa Mulyana, mengungkapkan, pihak sekolah terus mengasah kemampuan siswa pada bidang yang diminatinya. Khusus dalam bidang seni, pihak sekolah saat ini melatih siswa mengembangkan alat musik tradisional terutama kecapi dan kendang selain alat musik modern.

Pihak sekolah yakin meski memiliki keterbatasan namun memiliki kemampuan yang bisa membuat orang berdecak kagum.

"Dengan serba keterbatasan, kami ingin menunjukkan bahwa mereka mampu membuat prestasi. Saat ini seluruh siswa ada 10 orang dari semua jenis kelainan, tuna rungu, tuna netra, tuna grahita, tuna daksa, autis (kelebihan perilaku). Mereka semuanya diberikan keterampilan, sesuai dengan keinginan dan bakatnya, seperti halnya Novan," pungkasnya.

Reporter : RAGIL GILANG
Redaktur : ANDRI S
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERKAIT

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras mengguyur wilayah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/10/2018) sore. Namun, air hujan malah meluap dari drainase hingga menggenang di jalan perintis kemerdekaan, Kecamatan Cibadak. Penyebabnya tersumbat...

SUKABUMIUPDATE.com - Bidan buruh harian lepas menutut perhatian lebih dari pemerintah Kabupaten Sukabumi. Hal itu mencuat dalam audensi Bidan buruh harian lepas dengan Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sarjono, Sekretaris...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kecamatan Waluran, melaksanakan shalat istisqa dan doa bersama di kompleks Pesantren Al Hikmah, Kampung Nangerang, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (10/10/2018). Shalat Istisqa dilaksanakan sebagai...

SUKABUMIUPDATE.com - Kuliner menjadi salah satu bisnis yang sedang trend saat ini ditandai dengan banyaknya restoran serta cafe-cafe yang mudah ditemui di Sukabumi. Tapi tak sebatas restoran dan cafe, usaha...

    © 2017 Copyright. SukabumiUpdate.com. All Right Reserved