Menu

26 Apr 2018, 19:55 WIB

Semangat Ustad Mini di Jampangtengah, Ikhlas Mengajar Dengan Honor Minimalis

Dede Setiawan sudah 14 tahun mengabdi sebagai ustad dan guru madrasah dengan honor Rp 100 ribu per bulan. | Sumber Foto:Demmi Pratama

SUKABUMIUPDATE.com - Dede Setiawan (37), adalah salah satu pengajar di Madrasah Fathul Huda, di Kampung Citarik, Desa Bojong Tipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Meski dengan kondisinya, Dede yang akrab disapa ustad mini ini sudah belasan tahun mengabdi meski menerima honor yang minim setiap bulannya.

"Saya hanya ingin mengamalkan ilmu saya, dan berbagi ilmu itu saja. Bukan materi yang saya kejar," ujar Dede ditemui sukabumiupdate.com di rumahnya beberapa waktu lalu.

Tak terasa, 14 tahun sudah Dede mengamalkan ilmu dengan cara mengajar di madrasah. Ia pun mengajari anak-anak di kampungnya untuk mengaji. Dede dikenal sebagai ustad mini.

BACA JUGA: Dayung, Difabel Serba Bisa Dari Nyalindung Sukabumi

Setiap bulannya, Dede hanya menerima honor Rp 100 ribu. Honor tersebut hasil swadaya orang tua siswa, Dede pun ikhlas.

Beruntung, Dede mempunyai Istri yang bisa menerima apa adanya. Odah (20 tahun), istri yang ia nikahi 6 tahun lalu, adalah salah satu murid di tempat biasa Ia mengajar. Dari pernikahannya, Dede dan Odah di karuniai dua orang anak perempuan.

"Saya bahagia punya suami kang Dede. Selain saleh, Kang Dede juga sangat bertanggung jawab terhadap keluarga," ungkap Odah.

BACA JUGA: Perbaiki Barang Elektronik Hingga Menjahit, Semangat Difabel Asal Purabaya Sukabumi

Saat ini, mereka tinggal di sebuah rumah tua di samping masjid di Kampung Pasir Honje RT 5 RW 1, Desa Bojong Tipar. Sekitar 4 kilometer dari madrasah tempatnya mengajar.

"Bila dipikir secara logika, uang  100 ribu paling cukup buat 2 hari. Tapi ini lah yang disebut berkah, alhamdulillah saya ada saja yang rezeki," ungkap Dede haru.

Sementara itu, pemilik madrasah yang juga Guru Dede, Ustad Abas Basyuni membenarkan bahwa Dede sudah 14 tahun mengajar di madrasah miliknya.

BACA JUGA: Engkus, Tutor Bahasa Inggris Online Difabel Asal Nyalindung Sukabumi

"Dede itu murid saya, namun karena ilmu agamanya lebih menonjol dibanding yang lain, jadi saya arahkan untuk mengajar dan saya jadikan ketua DKM," ungkap Abas penuh bangga.

Kini Dede menjadi guru favorit di madrasah diniyah dengan 60 siswa ini. "Saya berharap suatu saat saya memiliki pesantren, agar saya dapat mengamalkan ilmu yang saya miliki lebih giat lagi," pungkas Dede bersemangat.

Reporter : DEMMI PRATAMA
Redaktur : MULVI MN
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak informasi beredar menyatakan bahwa virus penyebab COVID-19 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Dilansir dari tempo.co, hasil studi yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine...

SUKABUMIUPDATE.com - Disinfektan menjadi salah satu bahan kimia yang penting buat masyarakat saat wabah virus corona sebab kandungan alkohol dan klorinnya dipercaya bisa membunuh mikroorganisme yang menempel pada barang-barang...

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi mulai kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram atau biasa dijuluki "Si Melon". Informasi yang dihimpun, kelangkaan terjadi sejak empat hari...

SUKABUMIUPDATE.com - Hari pertama pelaksanaan isolasi lokal di Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2020), Pemkab Cianjur baru menutup akses masuk dari luar kota melalui Jalur Puncak. Rombongan pemudik asal Jakarta pun dihentikan...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya