Menu

07 Nov 2019, 20:30 WIB

2.240 Kasus Cerai di Sukabumi, Mayoritas Gegara Istri Kerja di Pabrik

Ilustrasi perceraian. | Sumber Foto:Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Pengadilan Agama kelas IB Cibadak, Kabupaten Sukabumi mengaku sudah menangani 2.240 kasus perceraian sepanjang tahun 2019. 

BACA JUGA: Dibalik Tewasnya Nadia Bocah Lembursitu, Kisah Nikah Siri Kawin Cerai Poligami dan Adopsi

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Cibadak, Ade Rinayanti menyebut, sejak Januari hingga November 2019, jumlah gugatan cerai maupun talak yang ditangani mencapai 2.309 perkara, sedangkan yang sudah diputus mencapai 2.240 perkara.

"Mayoritas adalah gugat cerai atau istri ceraikan suami, sekitar 75 persen. Sisanya suami talak istri," kata Ade saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jalan Jendral Sudirman, Komplek perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (7/11/2019).

BACA JUGA: 795 Kasus Perceraian di Sukabumi, Penggugat Didominasi Perempuan

Ade menjelaskan, rata-rata per bulannya 300 perkara yang masuk. Sementara rata-rata per hari ada 40 perkara cerai yang ditangani.

"Kasus perceraian dipicu beberapa faktor. Mulai dari ekonomi, orang ketiga dan faktor lainnya. Memang mayoritas faktor ekonomi, melihat saat ini perempuan banyak bekerja sebagai pegawai pabrik sedangkan laki-laki kerja serabutan," jelasnya.

BACA JUGA: 1.698 Kasus Perceraian Terjadi di Kabupaten Sukabumi Sepanjang 2018

Berkaca pada tahun lalu, masih kata Ade, terdapat kenaikan yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2018, Pengadilan Negeri Cibadak mengangani 1.700 perkara. Sementara tahun ini, baru memasuki awal November 2019 sudah ada 2.309 perkara.

"Mungkin kalau sampai akhir tahun bisa bertambah lebih banyak. Tapi dari jumlah segitu, pengadilan juga selalu berupaya melakukan mediasi kepada pasangan yang hendak bercerai, sebagai upaya menekan tingkat perceraian. Tapi rata-rata selalu gagal, mereka memilih bercerai," tandasnya.

 

Reporter : NANDI
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Endang L. Achadi memprediksi kehidupan normal baru di tengah wabah Covid-19 akan berlangsung lama. Menurut dia, itu karena butuh waktu yang...

SUKABUMIUDPATE.com - Liga Inggris secara resmi memberlakukan format lima pergantian pemain untuk sisa pertandingan musim 2019/20 yang akan digelar kembali pada 17 Juni mendatang. Sebagaimana diketahui, Liga Inggris sempat...

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 17 bangunan di Sabang, Aceh, rusak ringan hingga berat akibat gempa yang mengguncang daerah itu pada Kamis pagi pukul 05.31 WIB. Gempa diukur Badan Meteorologi Klimatologi...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi narasumber Webinar Nasional yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada Kamis (4/6/2020). Namun, ketika webinar sedang berjalan wajah Ma'ruf tampak dicorat-coret...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya