Apakah Profesi Ilmu Hukum Tergerus Digitalisasi? NPU Sukabumi Undang Otto Hasibuan

Sabtu 07 Maret 2020, 12:40 WIB

SUKABUMIUPDATE.com – Arus digitalisasi yang makin cepat dan dan sulit dibendung diprediksi sejumlah kalangan akan menggerus banyak profesi di dunia, termasuk yang memiliki dasar keilmuan di bidang hukum. Untuk menjawab apakah profesi dari ilmu hukum akan tergerus jaman digital, Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi mendatangkan salah seorang praktisi hukum Indonesia yang cukup pupuler yaitu Prof.Dr. Otto Hasiban, SH.,MM.

Pengacara kondang yang kekinian populer karena membela habis-habisan Jessica Kumala Wongso dalam kasus racun kopi sianida pada awal tahun 2016 silam ini, hadir dalam seminar nasional ilmu hukum di NPU Sukabumi, Sabtu (7/3/2020). Otto diundang atas prakarta DPC Peradi Kota dan Kabupaten Sukabumi dan Fakultas Ilmu Hukum NPU Sukabumi.

Dalam pemaparannya Otto mengakui ada sejumlah pekerjaan dalam profesi hukum yang sudah diambil alih oleh sistem digital. Terutama Otto mencontohkan yang berkaitan dengan administrasi hukum, konsultasi i hukum yang selama ini biasa ditangani oleh notaris atau penasehat hukum (pengacara).

BACA JUGA: FH Nusa Putra Sukabumi Dirikan LKBH, Gratis Untuk Bantu Masyarakat

“Orang lebih memilih mempelajari langsung dari internet (google) baik versi dokumen atau audio visual. Ini salah satu contoh dimana lahan profesi hukum sudah mulai diambil alih oleh sistem digital,” tegas Otto dihadap ratusan mahasiswa ilmu hukum NPU Sukabumi. 

Rektor NPU Sukabumi memberikan cinderamata kepada Otto Hasibuan

Namun Otto menegaskan secara essensi, profesi yang harus memiliki dasar ilmu hukum seperti pengacara, hakim, jaksa, tidak mungkin tergeser digitalisasi dan teknologi (robot). Roh dari profesi ini adalah tentang rasa keadilan yang harus diperjuangan dengan nalar kemanusiaan dan aturan yang berlaku. 

BACA JUGA: Final Law Debate Competition 2020 Himakum Universitas Nusa Putra, Ini Juaranya!

Bahkan ada yang menyebut hakim sebagai wakil tuhan dibumi. Artinya apa? Konsekuensi profesi ini bisa menimbulkan dampak luar luar biasa bagi kehidupan kemanusiaan. “Itulah pentingkan mendalami ilmu hukum. Kuncinya profesi advokat atau pengacara itu versi saya ada dua, jujur dan cerdas,” tegasnya.

Usai seminar nasional dengan tema “Peran dan Tantangan Hukum di Era Digital” ini, Rektor NPU Sukabumi, Dr. Kurniawan, ST.,M.Si.,MM mengungkapkan bahwa apa yang dipaparkan oleh praktisi hukum kenamaan di Indonesia ini menjadi jawaban bagi mahasiswa Ilmu Hukum tentang masa depan profesi tersebut. “Saya rasa sudah terjawab oleh bang Otto Hasibuan bahwa era digital tidak akan menghilangkan profesi ilmu hukum khususnya dibidang ligitasi atau peradian hukum di dunia,” pungkasnya. 

 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Life23 Februari 2025, 12:00 WIB

Negara Perak Penerus Pajajaran, Sejarah Kerajaan Sumedang Larang di Jawa Barat

Prabu Geusan Ulun menerima pusaka Pajajaran dan dinobatkan sebagai Raja Sumedang Larang.
Ilustrasi. Kerajaan Islam Sumedang Larang diyakini sebagai leluhur Suku Sunda dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan budaya di Jawa Barat. (Sumber : AI)
Sukabumi23 Februari 2025, 11:44 WIB

Kronologi Meninggalnya Ketua PPP Kabupaten Sukabumi Dedi Damhudi Menurut Keluarga

Ketua PPP Kabupaten Sukabumi Dedi Damhudi diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
Sosok almarhum Dedi Damhudi. (Sumber Foto: Dok. Pribadi)
Kecantikan23 Februari 2025, 11:00 WIB

Perawatan di Rumah Ala Salon, Ini 6 Manfaat Hair Mask untuk Kesehatan Rambut

Hair mask menjadi salah satu produk perawatan rambut yang penting.
Ilustrasi. Treatment di Rumah. Hair mask mengandung bahan-bahan yang kaya nutrisi, seperti vitamin, protein, dan minyak alami. (Sumber : Freepik/@freepik)
Food & Travel23 Februari 2025, 10:34 WIB

Keajaiban Bongkahan Batu di Curug Sodong Sukabumi: Tak Goyah Meski Diterjang Banjir dan Longsor

Bongkahan batu ini bukan hanya menjadi ciri khas Curug Sodong Sukabumi, tetapi juga menambah nilai mistis dan keunikan bagi wisatawan yang datang.
Bongkahan batu yang menempel di ujung Curug Sodong Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)
Bola23 Februari 2025, 10:00 WIB

Prediksi PSM Makassar vs Persija Jakarta di BRI Liga 1: H2H dan Susunan Pemain

Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu, 23 Februari 2025 mulai pukul 15.30 WIB.
PSM Makassar vs Persija Jakarta. Foto: IG/@persija/@psm_makassar
Sukabumi23 Februari 2025, 09:44 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Dedi Damhudi

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki turut mendoakan almarhum Dedi Damhudi husnul khatimah dan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.(Sumber Foto: istimewa)
Produk23 Februari 2025, 09:26 WIB

Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Cicurug Sukabumi Naik Jelang Ramadan 2025

Kepala UPTD Pasar Semi Modern Cicurug, Eman Sulaeman, menyatakan bahwa secara umum harga bahan pokok masih tergolong stabil meskipun ada beberapa kenaikan.
Harga sejumlah bahan pokok penting di Pasar Semi Modern Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan. (Sumber : SU/Ibnu)
Arena23 Februari 2025, 09:11 WIB

2 Pesilat Cilik Asal Purabaya Sukabumi Raih Prestasi di Kejuaraan Wilayah 3 Championship 2025

Kepala SDN 2 Purabaya, Rusli Fahmi, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua siswanya tersebut.
Dua pesilat cilik asal Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi raih medali di Kejuaraan Pencak Silat Wilayah 3 Championship 2025 (Sumber Foto: Istimewa)
Sehat23 Februari 2025, 09:00 WIB

Saraf Kejepit: Penyebab, Gejala dan 5 Ramuan Herbal untuk Mengobatinya

Saraf kejepit, adalah kondisi yang terjadi ketika bantalan antar tulang belakang (cakram intervertebralis) mengalami kerusakan atau bergeser, sehingga menekan saraf di sekitarnya
Ilustrasi - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan saraf Kejepit dengan Ramuan Herbal. (Sumber : Freepik.com).
Food & Travel23 Februari 2025, 08:00 WIB

Resep Sponge Cake, Kue Ringan yang Empuk Ini Bahannya Simpel!

Kue Sponge sering digunakan sebagai dasar untuk berbagai jenis kue lain, seperti kue ulang tahun, kue lapis, atau trifle, karena mudah menyerap sirup dan lapisan rasa lainnya.
Ilustrasi. Resep Sponge Cake, Kue Ringan yang Empuk yang Bahannya Simpel. (Sumber : Freepik/@azerbaijan_stockers)