Menu

30 Jan 2020, 20:45 WIB

Direktur RLI Sukabumi Sebut Radikalisme Akibat Kurangnya Literasi

Diskusi Publik dengan tema "Radikalisme dan Populisme di Masyarakat Indonesia" yang digelar oleh STAI Kharisma Cicurug, Kamis (30/1/2020) di Nipah Valley Sukabumi | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Direktur Research and Literacy Institute (RLI) Mulyawan Safwandy Nugraha menyebut, salah satu faktor penyebab muncuknya paham radikalisme adalah kurangnya pemahaman keilmuan, sehingga menyebabkan seseorang tidak mampu mencerna setiap berita yang beredar.

BACA JUGA: Direktur RLI: Dosen, Guru dan Mahasiswa di Sukabumi Harus Produktif Tulis Karya Ilmiah

"Mahasiswa sebagai kaum milenial merupakan garda terdepan dan perlu dibekali jiwa kepemimpinan yang aktif, kreatif dan inovatif serta unggul dan mandiri. Sehingga dapat menjadi salah satu kekuatan dalam melawan berkembangnya paham radikalisme," ucap Mulyawan dalam diskusi publik bertema "Radikalisme dan Populisme di Masyarakat Indonesia" yang digelar oleh STAI Kharisma Cicurug, Kamis (30/1/2020) di Nipah Valley Sukabumi.

"Penanaman kebinekaan serta jiwa Pancasila yang menjunjung nasionalisme dilengkapi dengan kecukupan kebutuhan spiritual juga peningkatan literasi dapat menjadi solusi akan permasalahan ini," sambung Mulyawan. 

BACA JUGA: Research and Literacy Institute Beberkan Empat Alasan Ketua DPRD Pilih Ikut Pilkada Sukabumi

Tak hanya Mulyawan, dalam diskusi tersebut turut hadir Dr Bambang Wahyu sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Bambang menegaskan, sebab terjadinya populisme adalah berawal dari ketimpangan ekonomi dan kesejahteraan. "Fantasi sosial kesadaran realitas sosial yang di mainkan oleh para elit baik penguasa maupun pengusaha," tegasnya.

Diskusi tersebut, diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat dan masyarakat secara umum. Pasca seminar ini, diharapkan setiap audiens dapat memahami secara utuh makna radikalisme dan populisme di masyarakat Indonesia.

Reporter : OKSA BC
Redaktur : HERLAN HERYADIE
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Kiper legendaris Spanyol, Real Madrid dan Porto Iker Casillas akan segera pensiun setelah mengumumkan bahwa dirinya mencalonkan diri sebagai presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Dilansir dari...

SUKABUMIUPDATE.com - Status Facebook sebagai raja media sosial harus berakhir dan berpindah tangan pada 'anak angkatnya' sendiri, yaitu Instagram. Dikutip dari suara.com, Facebook cukup pintar meramal masa depan Instagram dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Ketika banyak orang di penjuru dunia tinggal di kota dengan berdesak-desakan, sebuah kota kecil di Italia, ini justru kekurangan penduduk. Dilansir dari tempo.co, namanya Teora, sebuah kota...

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat bidang konstitusi dan demokrasi mengusulkan pemerintah dan DPR merevisi UU Parpol, UU Pilkada, dan UU Pemilu dan membahasnya secara bersamaan. "Karena satu rangkaian penting...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya