Menu

01 Sep 2019, 08:30 WIB

Mantap, Wafa Mahasiswi Universitas Nusa Putra Sukabumi Internship di KBRI Singapura

Wafa, mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, peserta program Internship di KBRI Singapura. | Sumber Foto:Istimewa.

SUKABUMIUPDATE.com - Untuk ke-10 kalinya, Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi mengirim mahasiswanya mengikuti program internship (magang), kali ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura jadi tempat magang dua mahasiswa NPU Sukabumi.

BACA JUGA: Untuk ke-10 Kalinya Universitas Nusa Putra Kirim Mahasiswa ke Luar Negeri (Internship Program) 

Wafa adalah salah satunya, empat bulan lalu mahasiswi Program Studi (Prodi) Sistem Informasi ini dinyatakan lolos seleksi. Bersama Tasya Rahmania Khairunnisa Hamidah, ia akan berangkat ke Singapura pada hari Minggu (1/9/2019).

"Alhamdulillah semua persiapan dan persyaratan sudah selesai hari ini," ujarnya kepada Sukabumiupdate.com ketika ditemui di Kampus NPU Sukabumi, Jumat (30/8/2019). 

Wafa bercerita, awalnya sempat ragu saat membaca pengumuman kelulusan peserta intership KBRI Singapura di laman web NPU Sukabumi. "Antara diambil atau tidak," kata penyuka membaca dan nonton ini.

Namun, dia mengaku dorongan orang tua, dukungan teman-temannya dan tekad kuatnya untuk mengembang diri dan belajar menjalin relasi membuatnya mantap mengikuti program magang di Singapura. "Cita-cita saya kan travel the whole world," ucapnya sambil senyum.  

BACA JUGA: Tasya, Mahasiswi Universitas Nusa Putra Sukabumi Peserta Internship di KBRI Singapura

Wafa merasa bersyukur bisa tumbuh dilingkungan yang banyak mendukungnya terus belajar hal-hal baru. Keluarga dan rekan-rekan kuliah, bagi pemilik tinggi 160 cm ini seperti suporter super panatik.

Untuk target, dia berharap bisa belajar hal-hal baru, dengan magang ini dirinya  ingin belajar beradaptasi dengan atmosfir kerja di luar negeri.

"Setau saya magang di KBRI itu corenya melayani warga negara Indonesia yang ada di sana, tentu dengan mengikuti aturan dan budaya di sana. Jadi, saya akan belajar bagaimana bisa beradaptasi cepat dengan hal dan tuntutan baru," tuturnya.

"Dan mudah-mudahan dengan ikut program ini,  kelak bisa membuka jalan saya untuk menemukan pekerjaan di luar negeri sesuai dengan bidang keilmuan," tukasnya.

Reporter : KOKO MUHAMAD/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Di awal pandemi COVID-19, anak-anak disebut sebagai kelompok usia yang relatif tidak rentan terinfeksi virus corona. Melansir dari tempo.co, namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengemukakan fakta...

SUKABUMIUPDATE.com - Dilansir dari suara.com, pandemi virus corona memang tidak hanya membuat orang terinfeksi Covid-19. Tapi juga membuat pasien penyakit lainnya mestir menunda pengobatannya. Selama lebih dari dua bulan sudah...

SUKABUMIUPDATE.com - Selama lebih dari dua bulan di rumah saja, setiap orang tentu mengalami perubahan dari segi kegiatan. Dilansir dari tempo.co, beberapa di antaranya mungkin melakukan dengan berlebihan, namun...

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Cianjur tercatat dalam daftar 15 kota/kabupaten di Jawa Barat yang termasuk level 2 atau zona biru pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya