Menu

11 Jul 2019, 16:47 WIB

SMA Doa Bangsa Persiapkan Pelajarnya Hadapi Persoalan Dunia

Salah satu stand Innovation Expo dalam kegiatan SMA Doa Bangsa Summer Academy | Sumber Foto:Ruslan AG

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 18 stand innovation expo, meriahkan kegiatan SMA Doa Bangsa Summer Academy. Stand innovation expo tersebut diisi dengan berbagai tema, sesuai yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (Pembangunan Berkelanjutan) 2030 dari PBB. 

BACA JUGA: Melalui Summer Academy, SMA Doa Bangsa Dukung Program Dunia

Steering Committee (SC) SMA Do'a Bangsa, Nurul Aisyah Rini mengatakan, innovation expo ini rangkaian kegiatan Summer Academy, yang digelar selama empat hari di SMA Doa Bangsa, Jalan Nasional III, Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. 

"Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan SMA Doa Bangsa terhadap program dunia yaitu "Sustainable Development Goals 2030". Kegiatan tahunan, tetapi baru pertama kali dilaksanakan di sekolah ini," katanya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (11/7/2019). 

Summer Academy ini, kata Nurul baru diikuti oleh para pelajar SMA Doa Bangsa kelas 11, namun kedepannya akan dibuka untuk umum atau melibatkan sekolah lain dan masyarakat.  

"Tujuan kegiatan ini agar anak-anak bisa berpikir kreatif dalam menyelesaikan permasalahan yang akan datang atau permasalahan-permasalahan di dunia serta lebih innovatif lagi," ucapanya.

BACA JUGA: SMA Doa Bangsa Harumkan Kabupaten Sukabumi di Ajang LDBI Tingkat Jabar

Lanjut Nurul, misalnya ada Sustainable Development Goals atau SDG yang merupakan canangan kegiatan dari PBB yang sudah dilaksanakan diberbagai belahan negara secara serentak, tapi dengan cara masing-masing. 

"Nah, di SMA Doa Bangsa juga kita lakukan dengan cara kami. Kegiatan selama empat hari ini dari 9-12 Juli 2019 diantaranya, hari pertama pembukaan, pembuatan karya tulis ilmiah dan presentasi ide, hari kedua pembuatan stand untuk expo, hari ini Innovation Expo dan besok workshop lingkungan hidup, penanaman pohon, penghijauan dari barang bekas, dan penutupan," paparnya. 

Keuntungan dari kegaitan ini, tambah Nurul lebih mengarahkan anak-anak untuk berpikir kreatif, inofativ, kompotitif, untuk menyelesaikan permasalahan di masa depan. 

"Harapan kita kedepan, siswa dan siswi sekolah ini atau putra putri bangsa bisa lebih nyata dalam melihat ligkungan dan lebih nyata melihat permasalah-permasalahan dunia dimana kita adalah bagian dari solusi," pungkasnya.

Reporter : RUSLAN AG/ADV
Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tottenham Hotspur telah dipastikan membawa pulang Gareth Bale dari Real Madrid. Kini mereka pun disarankan untuk membawa pulang Luka Modric yang juga merupakan mantan pemain mereka. Saran tersebut...

SUKABUMIUPDATE.com - Raksasa media sosial Facebook telah melakukan pembaruan terkini untuk aplikasi Messenger yang membatasi berapa kali pesan diteruskan. Sekarang, pengguna hanya bisa meneruskan pesan maksimal lima kali, dengan...

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang perempuan berinsial LHI (23) diduga mejadi korban pelecehan seksual dan pemerasan saat menjalani rapid test Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta), Minggu (13/9/2020) lalu. Saat itu,...

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi, menegaskan bahwa tidak ada lagi istilah penceramah bersertifikat. Kementerian Agama mengganti program kontroversial tersebut menjadi Program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama. "Kami ingin...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya