//
Menu

25 Jun 2019, 06:30 WIB

FKDB dan HIPKI Kompak Dukung SABER, Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia

Pertemuan HIPKI, FKDB World Bank dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada pertemuan, di Hotel Pullman Thamrin, Senin (24/06/2019). | Sumber Foto:Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI), Asep Syarifudin dan Ketua Umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Ayep Zaki ikut serta sumbangsih pemikiran tentang System Approach for Better Education Result (SABER) dengan World Bank dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada pertemuan, di Hotel Pullman Thamrin, Senin (24/06/2019).

BACA JUGA: FKDB Bursa Tani Genjot Penggunaan Pupuk Batu-bara, Tingkatkan Produksi Pertanian 

Bank dunia telah memfokuskan upayanya dalam pendidikan dalam dua arah strategis, yaitu mereformasi sistem pendidikan di tingkat negara dan membangun basis pengetahuan berkualitas tinggi untuk reformasi pendidikan di tingkat global. Selain itu, juga berusaha untuk membangun fasilitas untuk mendukung pengembangan pendidikan dunia melalui program SABER. 

Tujuan dari SABER adalah untuk membantu negara-negara berkembang, mempercepat peningkatan pendidikan dengan memperkuat sistem pendidikan, kebijakan, dan institusi pendidikan. 

Untuk mencapai tujuan ini, SABER merumuskan dan menguji pengetahuan dan sistem baru sebagai alat diagnostik untuk mengukur, memantau, dan memberikan saran kepada negara-negara berkembang tentang cara mereformasi sistem pendidikan, kebijakan dan institusi pendidikan untuk mencapai hasil yang lebih baik untuk semua peserta didik. 

BACA JUGA: Soal UMK Kabupaten Sukabumi, Pengurus DPP Hipki Ayep Zaki: Buruh Harus Sejahtera

"Kita harus sadar bahwa di tingkat global, SABER dapat meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pengetahuan dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan demikian program SABER harus bisa diterapkan di Indonesia agar pendidikan di negara kita lebih maju dengan cara yang efektif," ujar Ketua Umum FKDB, Ayep Zaki.

Menuru Zaki, dengan menggunakan alat diagnostik dan informasi kebijakan terperinci. SABER menghasilkan data dan pengetahuan komparatif tentang kebijakan dan lembaga sistem pendidikan. 

"Ini mengevaluasi kualitas kebijakan pendidikan tersebut terhadap standar global berbasis bukti, dengan tujuan membantu negara-negara berkembang secara sistematis memperkuat sistem pendidikan mereka," tandasnya.

Redaktur : GARIS NURBOGARULLAH/ADV
E-mail Redaksi : sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing : marketingsukabumiupdate@gmail.com
Komentar Anda
sukabumiupdate.com tidak bertanggujawab atas komentar yang ditulis. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggujawab komentator seperti yang tertuang dalam UU ITE.

BERITA TERBARU

SUKABUMIUPDATE.com - Tinggal serumah dengan orang yang positif Covid-19 bisa membuat khawatir dan stres. Meskipun penting untuk merawat yang sakit, orang juga perlu menjaga kesehatan sendiri karena mungkin saja...

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan asrama haji akan menjadi tempat untuk karantina jemaah umrah sebelum berangkat. Ia menyebut lamanya karantina maksimal tiga hari. "Karena memang kita sudah sepakat...

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) nomor 22 tahun 2020 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali...

SUKABUMIUPDATE.com - Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Gresik, Abdullah Sidiq Notonegoro mengatakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sangat penting untuk memenuhi hak politik warga negara. Oleh karenanya, KPU...

Ikuti Berita
Sukabumi Update Lainnya