Jangan Tindas Saudara Kandungmu! Ini Dampak Buruknya

Sabtu 09 Oktober 2021, 05:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa orang muda yang berulang kali kena intimidasi oleh saudara sendiri lebih berpotensi mengalami masalah kesehatan mental di kemudian hari di masa remajanya.

Temuan penelitian ini dipublikasikan dalam 'Journal of Youth and Adolescence'. Inilah yang dikatakan penelitian tentang intimidasi saudara kandung.

Baca Juga :

Melansir dari Healthshot, penelitian baru yang menganalisis data dari lebih dari 17.000 peserta, menemukan bahwa ketika frekuensi intimidasi meningkat pada masa remaja awal hingga pertengahan, begitu pula tingkat keparahan hasil kesehatan mental di akhir masa remaja mereka.

Makalah ini juga menemukan bahwa intimidasi saudara kandung pada masa remaja awal, terlepas dari apakah individu tersebut adalah korban, pelaku, atau keduanya, memiliki efek jangka panjang pada kesehatan mental positif dan negatif pada masa remaja akhir.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa masa remaja adalah periode yang sangat rentan terhadap penurunan kesehatan mental, dan hubungan saudara yang bermasalah dapat menjadi faktor kunci dalam perkembangan kesulitan kesehatan mental selama masa remaja.

Seorang penulis, Dr Umar Toseeb dari Departemen Pendidikan Universitas York, mengatakan, “Meskipun intimidasi saudara kandung sebelumnya telah dikaitkan dengan hasil kesehatan mental yang buruk, tidak diketahui apakah ada hubungan antara persistensi intimidasi saudara kandung dan tingkat keparahan intimidasi saudara kandung. hasil kesehatan mental, dalam jangka panjang.” jelasnya.

photoIlustrasi penindasan terhadap saudara sendiri - (Geralt/Pixabay)</span

“Dalam studi pertama dari jenisnya, kami secara komprehensif menyelidiki seluruh rangkaian hasil kesehatan mental, yang mencakup ukuran kesehatan mental positif (misalnya kesejahteraan dan harga diri) dan negatif (misalnya gejala tekanan psikologis),” lanjut Dr Toseeb. .

“Catatan khusus adalah temuan bahwa bahkan mereka yang menindas saudara kandung mereka, tetapi tidak diganggu sendiri (yaitu para pengganggu) memiliki hasil kesehatan mental yang lebih buruk bertahun-tahun kemudian,” tambah Dr Toseeb.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Produk27 Februari 2025, 11:00 WIB

Kasus Bensin Oplosan Viral, Yuk Mengenal BBM Jenis Pertamax!

Belakangan ramai dibahas tentang kasus Pertamax dioplos menjadi Pertalite. Yuk Mengenal BBM Jenis Pertamax yang disebut lebih berkualitas dibandingkan Pertalite!
Ilustrasi. Pengisian Bahan Bakar Pertamax. Kasus Bensin Oplosan Viral, Yuk Mengenal BBM Jenis Pertamax. (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi27 Februari 2025, 10:43 WIB

Damai di Kantor Polisi, 12 Pelajar Pelaku Penyerangan SMP di Kota Sukabumi Dibina

Polisi memanggil semua pelajar yang diduga terlibat penyerangan.
Mediasi orang tua pelajar pelaku penyerangan di Polsek Gunungpuyuh, Polres Sukabumi Kota. | Foto: Istimewa
Life27 Februari 2025, 10:35 WIB

Tips Mudah Khatam Al-Qur'an di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kesempatan besar bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah mereka.
Tips Mudah Khatam Al-Qur'an di Bulan Ramadan (Sumber : Freepik)
Produk27 Februari 2025, 10:30 WIB

Kasus SPBU Curang di Sukabumi Viral, Yuk Mengenal BBM Pertalite!

Artikel ini bukan soal kasus SPBU kurangi takaran bensin di Sukabumi yang kini ramai dibahas, namun tentang informasi seputar BBM Pertalite yang banyak dijual di SPBU seluruh Indonesia.
Ilustrasi. Pertalite. Kasus SPBU di Sukabumi Kurangi Takaran Bensin Viral, Yuk Mengenal BBM Pertalite! (Sumber : Freepik/@freepik)
Sukabumi27 Februari 2025, 10:27 WIB

Aktivis Mahasiswa Sukabumi Diduga Tewas Dianiaya, Dua Temannya Belum Sadar di Rumah Sakit

Aris tidak mengetahui pasti kronologi dan tempat penganiayaan ini.
Rumah korban di Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Asep Awaludin
Life27 Februari 2025, 09:50 WIB

Keutamaan Membaca Al-Qur'an Selama Ramadan: Berdasarkan Hadis Bukhari dan Muslim

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kesempatan besar bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah mereka. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan adalah membaca Al-Qur'an.
Ilustrasi Membaca Al-Qur'an Selama Ramadan (Sumber : Freepik)
Sukabumi27 Februari 2025, 09:41 WIB

Satu Pelajar Memar Akibat Dipukul Sabuk, Update Kasus Penyerangan SMP di Kota Sukabumi

Satu pelajar mengalami luka memar pada bagian kepala.
(Ilustrasi) Dua belas pelaku penyerangan SMP di Kota Sukabumi dibina oleh polisi. | Foto: Istimewa
Inspirasi27 Februari 2025, 09:30 WIB

Info Loker Jabodetabek untuk Lulusan S1, Syarat: Usia Maksimal 35 Tahun

Berikut Informasi Lowongan Kerja Lulusan S1 untuk Penempatan di Wilayah Jabodetabek.
Ilustrasi. Info Loker Jabodetabek untuk Lulusan S1, Syarat: Usia Maksimal 35 Tahun (Sumber : Freepik/@our-team)
Sehat27 Februari 2025, 09:00 WIB

Menjalani Puasa dengan Asam Lambung: 6 Tips dan Menu Sahur Sehat

Dengan perencanaan yang baik dan beberapa penyesuaian, Anda tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman meski punya asam lambung.
Ilustrasi - Menjalani puasa saat memiliki asam lambung bisa menjadi tantangan tersendiri.  (Sumber : Freepik.com)
Life27 Februari 2025, 08:00 WIB

5 Sikap Konsumtif yang Bisa Merusak Masa Emas Generasi Muda, Jangan Lakukan!

Di era modern yang didominasi oleh media sosial dan kemudahan akses informasi, perilaku konsumtif dapat mengancam masa emas generasi muda melalui berbagai cara.
Ilustrasi. Perilaku Konsumtif yang Bisa Merusak Masa Emas Generasi Muda (Sumber : Freepik/@snowing)