Hasil Pemilihan Anggota BPD Neglasari Sukabumi Dianulir Panitia, Warga Kesal

Jumat 08 Februari 2019, 06:12 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sejumlah warga mendatangi kantor Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, untuk mempertanyakan alasan panitia yang menganulir hasil pemilihan salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang sebelumnya terpilih dari hasil pemilihan, Jumat (8/2/2019).

Ai Susi Yusrianti, terpilih menjadi anggota BPD Desa Neglasari dalam pemilihan yang digelar Minggu (20/1/2019) lalu. AI terpilih menjadi salah satu Anggota BPD dari 9 orang anggota BPD yang terpilih berdasarkan pemilihan 4 kedusunan.

BACA JUGA: Cidolog Sukabumi Sekarang Punya Kepala Desa Baru

Warga yang mengatasnamakan Aliansi Bela Ai ini menilai panitia pemilihan BPD yang sudah sepihak membatalkan hasil pemilihan BPD.

"Pihak panitia pemilihan BPD bersikeras, bahwa Ai ini tidak memenuhi syarat karena proses administrasi kependudukan, padahal saat itu proses pemindahan administrasi sudah bergulir meski memang tidak dapat ditempuh dari waktu yang sudah ditentukan," ungkap Rahmat Hidayat (39 tahun) juru bicara warga.

Rahmat menjelaskan jika sebenarnya surat keterangan domisili sudah dibuat sejak awal, dan pemilihan BPD pada tanggal 20 januari lalu memutuskan Ai sebagai anggota BPD terpilih dan manjadi keterwakilan perempuan terpilih.

"Padahal jika kita mau mengorek, pembentukan panitia pemilihan ini pun tidak mengacu pada Undang - Undang, karena pembentukannya pun tidak melibatkan BPD aktif dan seharusnya jika mengacu pada Perbup Pasal 103, bahwa penjaringan pemilihan, penjaringan anggota BPD dan pembentukan panitia ini harusnya dilakukan enam bulan sebelum masa jabatan BPD aktif selesai, " ungkap Rahmat.

BACA JUGA: Masa Bakti Berakhir, Jabatan Kepala Desa Mangunjaya Sukabumi Dipimpin Pjs

Rahmat mengatakan jika proses yang berlangsung tidak merujuk pada aturan yang berlaku, dan ia merasa ada perampasan keadilan.

"Proses pembentukan kepanitiaan ini hanya enam hari dibentuk dan enam hari dilaksanakan, sehingga menghasilkan produk seperti ini. Dan kami menyesalkan penganuliran Ai sebagai anggota BPD terpilih yang dilakukan sepihak," pungkas Rahmat.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Inspirasi27 April 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 27 April 2024, Yuk Cek Dulu Sebelum Jalan-jalan di Akhir Pekan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Sabtu 26 April 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Sabtu 26 April 2024. (Sumber : Freepik/@wirestock)
Sukabumi26 April 2024, 23:14 WIB

Marwan Belum Terima 2 Partai Tambahan yang Akan Dukung Asjap di Pilkada Sukabumi, Kenapa?

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami menyebut ada dua partai lagi yang ingin turut hadir pada acara deklarasi koalisi tiga partai dalam pengusungan pasangan bakal calon untuk maju di Pilkada 2024.
Marwan Hamami, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi26 April 2024, 23:09 WIB

Tiga Partai Resmi Berkoalisi, Marwan Beberkan Alasan Usung Asep Japar di Pilkada Sukabumi

Tiga partai yakni Golkar, Gerindra, dan PPP secara resmi berkoalisi untuk mengusung Asep Japar di Pilkada 2024
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami menandatangani kesepakatan koalisi tiga partai Golkar, PPP dan Gerindra, Jumat (26/4/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi26 April 2024, 21:49 WIB

Akibat Banjir, Toko Alat Listrik di Cidahu Sukabumi Alami Kerugian hingga Belasan Juta

Banjir yang terjadi di Kampung Pasirdoton, Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 25 April 2024 membuat beberapa pihak mengalami kerugian yang cukup besar.
Sejumlah warga dan karyawan toko memindahkan barang yang sebelumnya terendam banjir di Kampung Pasirdoton, Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Life26 April 2024, 21:05 WIB

6 Mental Miskin yang Membuat Hidup Anda Melarat di Masa Depan, Yuk Hindari!

Orang yang memelihara mental miskin tentu akan berpengaruh terhadap masa depannya, melarat atau berjaya. Itulah pentingnya hal ini.
Ilustrasi. Mental miskin yang wajib dijauhi. | Sumber foto : Pexels/Mehmet Turgut Kirkgoz
Life26 April 2024, 21:00 WIB

8 Sikap Baik Orang Sopan yang Membuatnya Dihargai dan Dihormati

Inilah Contoh Sikap Baik Orang Sopan yang Membuatnya Dihargai dan Dihormati. Apa Kamu Salah Satunya?
Ilustrasi - Sikap Baik Orang Sopan yang Membuatnya Dihargai dan Dihormati . (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi26 April 2024, 20:57 WIB

Jelang Kongres, PAN Kabupaten Sukabumi Pastikan Dukung Zulhas Tiga Periode

DPD PAN Kabupaten Sukabumi menyatakan sikapnya untuk mendukung kembali Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kembali melanjutkan kepemimpinan di periode ketiga pada masa jabatan 2025-2030.
Mansurudin, Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi | Foto : Sukabumi Update
Life26 April 2024, 20:30 WIB

Kamu Akan Tetap Miskin Jika 10 Kebiasaan Ini Masih Terus Dilakukan!

Kebiasaan buruk dapat menghambat kemajuanmu dan membuatmu terjebak dalam jurang kemiskinan.
Ilustrasi - Kebiasaan buruk dapat menghambat kemajuanmu dan membuatmu terjebak dalam jurang kemiskinan. (Sumber : Freepik)
Inspirasi26 April 2024, 20:24 WIB

5 Kebiasaan Orang China yang Membuat Hidupnya Gampang Kaya dan Jauh dari Kemiskinan

Orang China memiliki kebiasaan yang membuat hidupnya selalu kaya dan jauh dari kehidupan miskin di masa depannya, apalagi di hari tuanya.
Ilustrasi. Kebiasaan orang china yang membuatnya hidup kaya. | Sumber foto : Pexels/Pixabay
Sukabumi26 April 2024, 20:09 WIB

Kades Ungkap Penyebab Banjir hingga Rendam Jalan dan 18 Rumah Warga di Cidahu Sukabumi

Data sementara terdampak banjir yang melanda Kampung Pasirdoton Desa Pasirdoton Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 25 April 2024 bertambah
Kondisi jalan raya Cidahu dan rumah warga yang terendam banjir. (Sumber : Istimewa)