Light Dark

Meninggal Dunia, Sandiaga Uno Ungkap Pertemuan Terakhir dengan Syekh Ali Jaber

Nasional | 14 Jan 2021, 13:58 WIB

Meninggal Dunia, Sandiaga Uno Ungkap Pertemuan Terakhir dengan Syekh Ali Jaber

Nasional | 14 Jan 2021, 13:58 WIB
Sandiaga Uno berpelukan dengan Syekh Ali Jaber | Instagram/@sandiuno

SUKABUMIUPDATE.com - Berpulangnya penceramah Syekh Ali Jaber tentu mengundang duka yang mendalam bagi sejumlah pihak, tak terkecuali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Deddy Corbuzier.

Dalam akun Instagram pribadinya, Sandiaga Uno mengunggah foto dirinya saat berpelukan dengan Syekh Ali Jaber. Ia mengatakan, pertemuan fisik tersebut terjadi sebelum adanya Pandemi Covid-19, yakni pada 12 November 2019. 

Sandiaga Uno menyebut bahwa pertemuan tersebut juga merupakan pertemuan fisik terakhirnya dengan Syekh Ali Jaber.

"Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu. Ya Allah, ampunilah dia, berilah dia rahmat-mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya. Ini adalah momen pertemuan terakhir saya dan @syekh.alijaber secara fisik sebelum pandemi covid-19, tepatnya pada 12 November 2019. Semoga almarhum meninggalkan kita dalam keadaan husnul khotimah.. Aamiin aamiin ya rabbal alamin," tulis Sandiaga Uno di akun Instagram @sandiuno.

BACA JUGA: Hijrah dari Madinah ke Indonesia, Kisah Syekh Ali Jaber yang Pernah Ditusuk saat Berceramah

Sebelumnya diberitakan, Penceramah Syekh Ali Jaber meninggal dunia di usia 44 tahun pada Kamis, 14 Januari 2021 sekira pukul 08.30 WIB di Rumah Sakit Yarsi Jakarta.

Deddy Corbuzier saat salat berjamaah dengan Syekh Ali Jaber | Sumber foto: Instagram/@mastercorbuzier

Tak hanya Sandiaga Uno, Deddy Corbuzier juga mengunggah foto saat dirinya salat berjamaah dengan Syekh Ali Jaber. Dalam keterangan foto itu Deddy mengatakan, dirinya akan sangat merindukan sosok ulama kelahiran Madinah tersebut.

"Innalillahi wa innailaihi raji'un @syekh.alijaber. Tidak ada rasa sakit, tidak ada penderitaan, dan tidak ada rasa sakit di surga. Kami akan merindukanmu," tulis Deddy yang mualaf pada 21 Juni 2019 itu.

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur