Light Dark

Sosok Ace Herlina di Mata Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sukabumi: Jujur dan Baik

Figur | 11 Jan 2021, 14:00 WIB

Sosok Ace Herlina di Mata Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sukabumi: Jujur dan Baik

Figur | 11 Jan 2021, 14:00 WIB
Pemakaman anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Ace Herlina di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/1/2021). | Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Keluarga dan masyarakat ikut menghadiri pemakaman anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ace Herlina di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Ciawi, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi Senin (11/1/2021) pagi.

Beberapa anggota DPRD Kabupaten Sukabumi juga nampak hadir di pemakaman, diantaranya Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi yang sekaligus wakil ketua III DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama kemudian Badru dudu, Usep Wawan, Badri Suhendi.

BACA JUGA: Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PDIP Ace Herlina Meninggal dunia

Ace meninggal dunia di Jakarta karena serangan jantung Minggu (10/1/2021) malam. Anggota dewan dapil 1 Kabupaten Sukabumi ini berada di Jakarta untuk mengikuti bimbingan teknis dalam rangka HUT PDIP ke-48 bersama Yudi Suryadikrama. Almarhum meninggal usai mengikuti kegiataan tersebut.

"Kami bersama-sama bimtek dalam rangka ulang tahun PDI Perjuangan di Jakarta hari Jumat sampai Minggu kemarin," ujar Yudi kepada sukabumiupdate.com sesaat setelah pemakaman.

BACA JUGA: Antar ke Pemakaman, Abah Tatan Dimata Achmad Fahmi

Pada kegiatan hari terakhir bimtek pada Minggu (10/1/2021) sejak siang hingga malam sekitar pukul 20.00 WIB, Ace Herlina masih ceria dan beraktivitas seperti biasa. Usai kegiatan Ace sempat meminta izin untuk pulang ke Palabuhanratu dengan ditemani sopirnya. Yudi pun sempat meminta agar Ace pulang besoknya.

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ace Herlina.

"Setelah penutupan acara ulang tahun, beliau izin minta pulang, saya bilang besok saja pulangnya. Saya tanya lagi sama siapa, beliau bilang ada dengan sopir, ya sudah kalau sudah ingin pulang," jelas Yudi.

"Tidak ada kesan meninggalkan, bahkan cenderung tidak ada pesan apa-apa. Dengan teman-teman fraksi yang lain berfoto bersama saat melakukan penanaman pohon di Ciliwung. Pada saat penutupan pun beliau masih satu bangku sama saya," sambungnya.

Tidak ada firasat dalam diri Yudi sebelum Ace Herlina meninggal hanya saja pada saat poto bersama di acara bimtek PDIP, ID Card yang dikenakannya terbalik. Kemudian di sela-sela acara ngobrol bareng dengannya, Ace seperti berpesan kalau meninggal, dia tidak akan ikut mencalonkan lagi. "Karena duduk satu bangku dan membawa nasi kotak banyak, saya tanya buat siapa itu? beliau bilang untuk yang memerlukan saja," jelasnya.

Yudi mengatakan, ada kesan yang paling mendalam dari sosok Ace Herlina. Selama menjalin kebersamaan di DPRD, Ace merupakan sosok yang baik, jujur dan berbakti terhadap partai bahkan pekerjaan selalu dilakukan walau kondisinya dalam keadaan sakit. "Hasil pemeriksaan sudah meninggal di rumah sakit dan dinyatakan jantung," jelasnya.

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

NANDI

Reporter