Light Dark

PVMBG Rilis Daftar Kecamatan di Sukabumi Berpotensi Pergerakan Tanah dan Banjir Bandang

Sukabumi | 26 Jan 2021, 19:44 WIB

PVMBG Rilis Daftar Kecamatan di Sukabumi Berpotensi Pergerakan Tanah dan Banjir Bandang

Sukabumi | 26 Jan 2021, 19:44 WIB
Rumah warga di Kampung Ciherang Nyalindung Sukabumi dirobohkan karena terdampak pergerakan tanah | sukabumiupdate

SUKABUMIUPDATE.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis daftar kecamatan di Kota dan Kabupaten sukabumi yang memiliki potensi longsor, pergerakan tanah dan banjir bandang. Daftar ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan warga dan pemerintah daerah di tengah fenomena cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi seperti saat ini.

Website resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi melalui PVMBG mengeluarkan daftar wilayah di Indonesia yang memiliki potensi ancaman longsor, bencana pergerakan tanah dan banjir bandang. Daftar ini dikeluarkan tiap bulan, dan pada edisi Januari 2021, sebagian besar wilayah di Kota dan Kabupaten sukabumi memiliki potensi ancaman bencana tersebut.

BACA JUGA:  Soal Pergerakan Tanah Ciherang Sukabumi, DPRD Jabar Minta Badan Geologi Lakukan Kajian

Dari 7 Kecamatan di Kota Sukabumi, 6 diantaranya punya potensi menengah tinggi untuk pergerakan tanah yaitu di Cibereum, Cikole, Citamiang, Gunungpuyuh, Lembursitu dan Warudoyong. Dari enam kecamatan ini, tiga diantaranya juga berpotensi terjadi banjir bandang atau aliran bahan rombangan yaitu Cibereum, Gunungpuyuh dan Warudoyong.

Untuk wilayah Kabupaten Sukabumi, PVMBG menyebut semua kecamatan (47) berpotensi terjadi pergerakan tanah dengan ancaman menengah hingga tinggi. 11 Kecamatan selain pergerakan tanah juga memiliki ancaman banjir bandang atau aliran bahan rombakan.

Pergerakan tanah menyebabkan retakan di Kampung Ciherang Nyalindung Kabupaten Sukabumi 

Ke 11 kecamatan tersebut adalah; Bojonggenteng, Cicurug, Cidahu, Cisaat, Gunungguruh, Kadudampit, Kebonpedes, Parungkuda, Sukabumi, Sukalarang, dan Sukaraja.

Terkait ancaman ini, warga sukabumi diminta selalu waspada terutama yang tinggal didaerah dengan kemiringan perbukitan, di pinggir aliran sungai dan daerah yang sudah terpetakan rawan bencana. Saat ini, ratusan warga di Kecamatan Gegerbitung dan Nyalindung Kabupaten sukabumi masih mengungsi karena bencana pergerakan tanah.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Fit NW

Redaktur

Image

Fit NW

Redaktur

Image

Reporter