Light Dark

PPKM, Ini Syarat Masuk Sukabumi Ketika Ada Keperluan Mendesak

Sukabumi | 19 Jan 2021, 07:42 WIB
Bupati Sukabumi bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dan unsur perangkat daerah meninjau pelaksanaan PPKM di Perbatasan Kabupaten Sukabumi - Cianjur, Selasa (19/1/2021). | Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dan unsur perangkat daerah meninjau pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Perbatasan Kabupaten Sukabumi - Cianjur, Selasa (19/1/2021).

Selain melihat pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Sukabumi, Marwan mengecek berbagai alat pendukung pelaksanaan PPKM diantaranya ketersediaan alat rapid test. 

BACA JUGA: PPKM di Jampang Tengah Sukabumi, 20 Pengendara Diputar Balik

Marwan mengatakan, dalam pelaksanaan PPKM ini semua kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi di cek terlebih dahulu. Mereka akan dimintai surat hasil rapid test. "Kalau tidak membawa surat hasil rapid, mereka disuruh kembali ke daerah asal," ujarnya.

Bagi orang yang ke Sukabumi dengan keperluan yang sangat penting dan mendesak akan di Rapid Test terlebih dahulu di pos PPKM. "Kalau ada yang benar-benar penting ke Sukabumi, mereka dipersilahkan masuk dengan catatan harus Rapid Test terlebih dahulu dan dinyatakan negatif," ucapnya.

BACA JUGA: Tindak Lanjut PPKM, Puluhan Pemotor Kena Sanksi Yustisi di Ciemas Sukabumi

Hal itu, kata Marwan, dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19. Apalagi, Kabupaten Sukabumi sering dijadikan tempat pilihan wisata dan bersantai dari kejenuhan rutinitas di kota besar. "Kalau tidak diantisipasi dengan baik, akan sulit menanggulangi Covid-19. Maka dari itu, Bu Kapolres Sukabumi Kota dan pak Kapolres Sukabumi intens operasi. Terutama di daerah pariwisata," ungkapnya.

Sementara itu, Warga Cianjur Muhammad Zakaria (66 tahun) mengatakan datang ke Sukabumi untuk menemui rekannya. Dirinya mengaku, berangkat dari Cianjur membawa surat hasil rapid antigen. Namun, surat tersebut sudah kadaluarsa. "Surat yang dibawa sudah lewat 14 hari. Jadi dirapid tes lagi di sini. Sebab, kalau tidak bawa surat ada dua pilihan. Dipulangkan atau dirapid tes dan rapidnya gratis," pungkasnya.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Sumber : DISKOMIFOSAN KABUPATEN SUKABUMI

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Andri Somantri

Redaktur

Image

Reporter