Light Dark

6 Tips Hemat Listrik di Rumah Agar Pengeluaran Tidak Bengkak

Gaya Hidup | 13 May 2022, 21:00 WIB
(Ilustrasi) Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran rumah tangga, salah satunya yakni menghemat pemakaian listrik | Unplash Patrick Schneider

SUKABUMIUPDATE.com - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran rumah tangga, salah satunya yakni menghemat pemakaian Listrik di rumah.

Mengutip dari Tempo.co, tanpa disadari, penggunaan Listrik di rumah bisa sangat boros dan mengakibatkan tagihan Listrik membengkak. 

Penggunaan Listrik di rumah semakin meningkat sejak pandemi Covid-19. Ini karena banyak pekerja yang dapat bekerja dari rumah atau work from home (WFH).


Advertisement

Baca Juga :

Meskipun bulan-bulan ini sudah banyak yang kembali bekerja dari kantor, beberapa pekerja tetap bekerja dari rumah.

Dilansir dari ebtke.esdm.go.id, berikut adalah tips untuk hemat Listrik di rumah:


Advertisement

photo(Ilustrasi) Menghemat listrik bisa menjadi salah satu cara menekan pengeluaran bulanan - (Unplash Towfiqu barbhuiya)

1. Mengatur jam kerja

Pengaturan ini bisa mendukung penggunaan perangkat elekronik penunjang kerja, seperti laptop, lebih terjadwal dan berpengaruh positif pada produktivitas. 

2. Gunakan pencahayaan alami

Alih-alih menggunakan lampu, manfaatkan sinar matahari sebagai cahaya alami untuk penerangan rumah saat pagi hingga sore hari. 

3. Kurangi penggunaan AC

Daripada menggunakan AC, manfaatkanlah sirkulasi udara alami. Jika terpaksa menggunakan alat, gunakan kipas angin atau exhaust fan yang lebih hemat Listrik dibandingkan AC. 

4. Pilih perangkat yang hemat energi

Alat yang digunakan di rumah ternyata berpengaruh terhadap Listrik yang digunakan. Misalnya, lampu. Ada tiga jenis lampu yang biasa digunakan, yaitu LED, CFL/neon, dan pijar.

Dilansir dari Instagram resmi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) menemukan masih ada rumah tangga yang menggunakan lampu CFL sebesar 41 persen dan lampu pijar 7 persen. 

Padahal, penggunaan lampu LED bisa lebih hemat listrik. Bila dibandingkan lampu pijar, LED bisa menghemat energi minimal 14 persen. 

5. Coba perangkat cerdas

Beberapa perangkat elektronik dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan otomasi atau dikontrol melalui gadget. Ini tentu mempermudah bila tidak sempat mematikan peralatan Listrik sehingga bisa hemat energi. 

6. Hindari mode stand-by pada alat elektronik

Beberapa elektronik, seperti televisi dan mesin cuci, seringkali berada pada mode stand-by. Ini karena saat tidak digunakan, perangkat tersebut tidak benar-benar dimatikan atau dicabut kabelnya. 

Padahal, stand-by mode menghabiskan energi Listrik yang besar. Jika tidak digunakan dalam jangka waktu lama, sebaiknya cabut kabel perangkat elektronik itu. Kalau tidak konsisten, Anda bakal terancam tagihan Listrik yang membengkak. 

SUMBER: TEMPO.CO/AMELIA RAHIMA SARI

Image

Admin SUpdate

Image

Dede Imran