Tips Mengatasi Stres saat Terjebak Kemacetan Lalu Lintas

Kamis 05 Mei 2022, 15:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Kemacetan tak jarang menyebabkan pengemudi maupun penumpang merasa stres karena harus menunggu sangat lama untuk bisa sampai di tempat tujuan.

Selain itu, terjebak macet juga menyebabkan pengemudi menjadi cepat lelah bahkan terkadang menyebabkan sebagian orang merasa emosi.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres saat terjebak macet di jalan? Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat terjebak kemacetan agar tidak stres yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga :

1. Buat Posisi Kamu Nyaman

photoMengemudi mobil - (iStock)</span

Saat terjebak kemacetan, usahakan mencari posisi duduk yang nyaman. Kamu juga bisa menggunakan pendingin udara (AC) yang tersedia di mobil.

Namun jika mobil tidak dilengkapi dengan AC, kamu bisa sedikit membuka jendela agar sirkulasi udara di dalam kabin mobil berjalan lancar sehingga tidak terasa pengap.

2. Mendengarkan Musik

photo(Ilustrasi) Mendengarkan musik saat terjebak kemacetan - (Unplash.com)</span

Kamu juga bisa mendengarkan musik favorit saat terjebak macet. Menurut beberapa penelitian mendengarkan musik bisa meredakan stres.

Karena itu sebelum berkendara sebaiknya kamu menyiapkan playlist musik yang akan kamu putar di perjalanan nanti.

Sediakan juga playlist yang bisa diputar secara offline untuk berjaga-jaga seandainya kamu terjebak macet di daerah yang memiliki jaringan internet buruk.

3. Makan Cemilan

photo(Ilustrasi) Menyantap cemilan - (iStockphoto)</span

Memakan cemilan saat terjebak macet juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari rasa stres.

Kamu bisa menyiapkan cemilan kesukaan sebelum mulai berkendara. Saat mengunyah makanan dinilai mampu mengalihkan perhatian kamu pada kondisi jalanan yang macet.

4. Menelpon Seseorang

photo(Ilustrasi) Menelpon  - (iStock)</span

Cara lain yang bisa kamu lakukan yaitu menelpon orang-orang terdekat kamu seperti orang tua, saudara, sahabat, atau mungkin pasangan kamu.

Kamu bisa menceritakan kondisi kemacetan dengan mereka atau bercerita hal-hal menarik yang bisa menghibur kamu agar tidak merasa bosan dan stres di tengah kemacetan.

5. Membaca

photo(Ilustrasi) Kamu bisa membaca informasi menarik lewat smartphone - (iStock)</span

Kamu bisa membaca buku favorit kamu di tengah-tengah kemacetan yang parah. Atau jika tidak membawa buku, kamu bisa membaca informasi-informasi menarik seperti tips-tips mengatasi macet atau sebagainya lewat smartphone yang kamu bawa.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Tags :
Berita Terkini
Motor25 April 2024, 11:00 WIB

8 Dampak yang Terjadi Apabila Motor Jarang Dipanaskan, Yuk Kenali!

Jarang memanaskan motor dapat menimbulkan beberapa dampak negatif.
Jarang memanaskan motor  dapat menimbulkan beberapa dampak negatif. | (Sumber : Freepik.com/@ pressfoto)
Sehat25 April 2024, 08:00 WIB

10 Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat

Berikut Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat. Yuk Coba Konsumsi!
Ilustrasi. Minyak Zaitun. Rekomendasi Asupan Sehat untuk Mengatasi Serangan Asam Urat (Sumber : pixabay.com/@SteveBuissinne)
Life25 April 2024, 07:00 WIB

Komunikasi Terbuka, 10 Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah Diatur

Penting untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan dan kepribadian anak laki-laki yang sulit diatur sambil tetap memegang nilai-nilai dan prinsip yang diyakini.
Ilustrasi pola asuh orang tua. | Komunikasi Terbuka: Cara Mendidik Anak Laki-laki yang Susah DiaturFoto: Freepik/@foto tekan
Food & Travel25 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa untuk Mengatur Gula Darah, Ini 7 Langkahnya!

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi rebusan atau ramuan herbal apa pun, termasuk rebusan daun mahkota dewa.
Cara Membuat Rebusan Daun Mahkota Dewa. Foto: Instagram/@kebuhbuahkita
Science25 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 April 2024, Pagi Cerah Berawan dan Siang Potensi Hujan

Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat.
Ilustrasi - Cuaca Sukabumi dan sekitarnya pada 25 April 2024, berpotensi pagi cerah dan hujan siang hari di semua wilayah Jawa Barat. (Sumber : Freepik)
Sukabumi Memilih25 April 2024, 00:04 WIB

Ditutup 25 April, DPC Demokrat Jaring 7 Bacalon Bupati/Wakil Bupati Sukabumi

Tercatat sebanayk tujuh orang yang menyatakan akan maju menjadi calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang akan maju melalui partai demokrat
Bambang Topan Firmasyah bakal calon wakil Bupati di Pilkada 2024 saat mendaftar di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 23:27 WIB

Dinas PU Perbaiki Titik Kerusakan di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Sukabumi

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan jalan rusak yang sempat menjadi keluhan warga di ruas Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.
Petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi perbaiki jalan Jendral Ahmad Yani di Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi24 April 2024, 22:55 WIB

Pelaksanaan PSAJ Tingkat SMP di Kabupaten Sukabumi Diikuti 25.576 Siswa

Pelaksanaan ujian sekolah kini berganti nama menjadi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Siswa SMPN 1 Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi saat mengikuti Penilauan Sumatif Akhir Jenjang atau PSAJ | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 April 2024, 22:03 WIB

Pengelola Parkir Pasar Surade Sukabumi Anggap Keluhan Pengunjung Bahan Evaluasi

Pengelola parkir di Pasar Surade Kabupaten Sukabumi memberikan tanggapan terkait keluhan pengunjung soal tata cara memungut uang parkir yang dilakukan oleh petugas.
Kondisi pasar Surade Sukabumi pada, Rabu (24/4/2025) | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi24 April 2024, 21:13 WIB

Pria Paruh Baya Tewas Tergantung di Bojonggenteng Sukabumi Tinggalkan Secarik Surat

Belum diketahui motif bunuh diri yang dilakukan pria paruh baya di Bojonggenteng Sukabumi tersebut.
(Foto Ilustrasi) Pria paruh baya ditemukan tewas tergantung di Bojonggenteng Sukabumi. | Foto: Istimewa