Light Dark

HP-Motor Raib, Rumah di Parungkuda Sukabumi Kemalingan saat Ditinggal Tarawih

Sukabumi | 03 Apr 2022, 11:40 WIB
Yoga menunjukkan pintu belakang yang diduga dibobol maling, Sabtu malam, 2 April 2022. Rumah di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, ini kemalingan saat penghuni salat tarawih. | Sukabumiupdate.com/CRP 4

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi pencurian terjadi di malam pertama Ramadan 1443 Hijriah atau Sabtu, 2 April 2022. Sebuah rumah di Kampung/Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diduga dibobol maling saat seluruh penghuni melaksanakan salat tarawih di masjid terdekat.

Penghuni rumah, Yoga Vikriansyah (23 tahun), mengatakan maling diduga masuk ke rumahnya lewat pintu belakang dengan cara merusak kunci, sekira pukul 19.30 WIB. Diketahui, rumah yang berlokasi di RT 30/12 ini dihuni lima orang: Yoga, kakaknya bernama Yudi, adik perempuan Yoga, dan kedua orang tuanya.


Advertisement

Setelah membobol pintu belakang, Yoga menyebut maling ini diduga masuk ke kamar dia dan orang tuanya untuk mencari barang berharga dengan mengacak-acak lemari. Alhasil, perhiasan milik ibu Yoga dibawa kabur. "Motor matik saya pun dibawa kabur," katanya kepada sukabumiupdate.com, Ahad (3/4/2022).

photoYoga menunjukkan meja di kamarnya tempat dia menyimpan handphone. - (Sukabumiupdate.com/CRP 4)

Baca Juga :

Yoga mengatakan yang pertama mengetahui rumahnya dibobol maling adalah kakaknya, Yudi. Ketika itu, Yudi melihat pintu rumah sudah terbuka dan sepeda motor Yamaha Fino milik Yoga yang terparkir di ruang tamu tidak ada. Tak hanya itu, tiga handphone milik Yoga dan orang tuanya yang disimpan di meja kamar pun raib.


Advertisement

"Termasuk dompet ada uangnya serta surat-surat penting di dalamnya juga hilang. Total kerugian kurang lebih Rp 40 juta," kata Yoga.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Parungkuda Ajun Inspektur Polisi Dua Budiyanto membenarkan adanya dugaan pencurian tersebut. Polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara pada Sabtu malam. "Menunggu korban melengkapi surat-surat untuk laporan tertulis," katanya.

REPORTER: CRP 4

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur