Panji Petualang Temukan Ular Naga Endemik Pulau Jawa di Gunung Sunda

Panji Petualang Temukan Ular Naga Endemik Pulau Jawa di Gunung Sunda

SUKABUMIUPDATE.com - Baru-baru ini Panji Petualang melalui channel Youtubenya membagikan pengalaman menemukan seekor ular naga di Gunung Sunda.

Naga merupakan hewan mitologi yang digambarkan berbentuk seekor ular besar bertanduk dan memiliki kaki pada tubuhnya.

Namun, ternyata ular naga benar-benar ada tapi wujudnya tidak seperti yang digambarkan dalam cerita seperti yang selama ini kita dengar.

Gunung Sunda yang didatangi Panji bukanlah Gunung Sunda yang ada di Sukabumi melainkan sebuah gunung yang berada di wilayah Purwakarta, Jawa Barat.

Baca Juga :

Gunung Sunda ini merupakan sisa dari Gunung Sunda purba yang pernah meletus besar pada zaman prasejarah. Lalu, seperti apa wujud dari ular naga yang ada sebenarnya? berikut ulasannya.

Ular Naga dengan nama latin Xenodermus javanicus atau Snake Dragon dan hanya hidup di Pulau Jawa.

photo(Ilustrasi) Ular Naga - (Flickr.com/Jono Dashper)</span

Ular ini memiliki kulit kasar namun tidak memiliki sisik seperti ular pada umumnya. Selain itu memiliki tonjolan-tonjolan seperti duri di sepanjang punggungnya.

Menurut Panji, ular ini hidup di ketinggian yang dekat dengan aliran air. 

"Ular Naga adalah ular yang hidup di dataran yang tinggi dan termasuk ular yang susah ditemukan," Kata Panji menjelaskan.

Ular Naga tidak memiliki bisa sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

Panji pun menambahkan jika hewan ini merupakan Naga asli yang hidup di pedalaman-pedalaman hutan yang belum terjamah manusia.

“Dragon snake atau ular endemic Jawa ini adalah Naga asli yang hidup di pedalaman-pedalaman hutan” tambahnya.

Panji sendiri dikenal sebagai seorang ahli reptil, orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan Panji Petualang.

Lewat channel YouTube miliknya ia kerap membagikan pengalamannya berinteraksi dengan berbagai reptil dan memberikan edukasi seputar dunia reptil kepada para penonton YouTubenya.

Editor:Dede Imran
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB