Light Dark

Rusia Serang Ukraina, Presiden Jokowi: Setop Perang, Menyengsarakan Umat Manusia

Nasional | 25 Feb 2022, 14:35 WIB
Presiden Jokowi meminta Rusia dan Ukraina menghentikan perang. | Youtube Setpres

SUKABUMIUPDATE.com - Disaat Rusia mulai menjalankan operasi militer di Ukraina dan memicu adanya perang antar dua negara tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan agar pertikaian senjata tersebut segera dihentikan. Menurutnya, perang hanya akan menyengsarakan umat manusia dan bisa membahayakan dunia.

"Setop perang. perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia," ujar Jokowi lewat akun twitter resminya @jokowi pada pukul 18.15 WIB, Kamis (24/2/2022).


Advertisement

Dilansir dari suara.com, pernyataan itu disampaikan Jokowi terkait dengan pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengumumkan dimulainya operasi militer khusus di wilayah Donbass Ukraina dengan tujuan "demiliterisasi dan denazifikasi" Ukraina.

Baca Juga :

Sebelumnya pada Selasa, 22 Februari 2022, Presiden Jokowi juga menyampaikan pandangan mengenai krisis di Ukraina melalui akun twitternya.

"Saya memiliki pandangan yang sama dengan Sekjen PBB Antonio Guterres bahwa penanganan krisis Ukraina harus dilakukan secara cermat agar bencana besar bagi umat manusia bisa dihindarkan. Tetapi, upaya perdamaian ini harus cepat dan tidak bisa ditunda-tunda." tulis Presiden Jokowi.


Advertisement

Pernyataan tersebut melanjutkan pernyataan Presiden Jokowi pada Senin, 21 Februari 2022 yang juga masih terkait dengan kondisi Ukraina.

"Rivalitas dan ketegangan di Ukraina harus dihentikan sesegera mungkin. Semua pihak yang terlibat harus menahan diri dan kita semua harus berkontribusi pada perdamaian. perang tidak boleh terjadi." demikian dicuitkan Presiden Jokowi.

"Saatnya dunia bersinergi dan berkolaborasi menghadapi pandemi. Saatnya kita memulihkan ekonomi dunia, mengantisipasi kelangkaan pangan, dan mencegah kelaparan," kata Presiden.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, ia bertindak usai menerima permohonan bantuan dari kelompok separatis pro-Rusia untuk menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi Ukraina yang semakin berkembang.

Baca Juga :

Putin juga menegaskan Rusia akan langsung merespons jika ada pasukan asing yang berupaya menghalangi aksinya

Setelah deklarasi Putin tersebut, terjadi sejumlah ledakan beberapa wilayah di Ukraina mulai sekitar pukul 5 pagi waktu setempat.

Penjaga perbatasan mengungkapkan bahwa pasukan militer Rusia menerobos perbatasan Ukraina menuju wilayah Chernihiv, Kharkiv dan Luhansk.

Militer Ukraina mengatakan mereka berhasil menghancurkan empat tank milik Rusia di sebuah jalan dekat kota timur Kharkiv dan menewaskan 50 tentara Rusia di dekat sebuah kota di wilayah Luhansk serta menembak jatuh pesawat tempur keenam Rusia, juga di bagian timur Ukraina.

Terhadap tindakan Putin tersebut, Presiden Amerika Serikat Joe Biden pun langsung menyatakan mengutuk serangan Rusia ke Ukraina. Presiden Biden juga menyebut sudah menghubungi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Presiden Biden mendesak para pemimpin dunia untuk menentang agresi Rusia dan mendukung warga Ukraina. Biden juga menyatakan ia akan bertemu dengan para pemimpin negara G7 pada Jumat (25/2/2022).

Amerika Serikat dan sekutunya juga berencana memberikan sanksi berat untuk Rusia.

SUMBER: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Denis Febrian