Light Dark

Bukan Karena Vaksin, Dinkes Sukabumi Sebut Anak di Kadudampit Meninggal Akibat Syok Septik

Sukabumi | 22 Jan 2022, 13:26 WIB
(Ilustrasi) Seorang anak mengalami Syok Septik. | via cuanschutz.edu

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi menyatakan kejadian meninggalnya seorang Anak pasca vaksinasi, yakni MD (11 tahun) disebabkan oleh Syok Septik. 

“Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, didapati kesimpulan bahwa penyebab kematian Anak adalah Syok Septik (kondisi mengancam jiwa yang disebabkan oleh infeksi lokal maupun seluruh sistem parah dan segera memerlukan bantuan medis, red) akibat Sepsis yang diderita anak,” ungkap Rika dalam keterangan tertulis yang didapatkan redaksi sukabumiupdate.com, Sabtu (22/1/2022).


Advertisement

Ia menjelaskan, Sepsis merupakan sebuah kondisi dimana kuman telah menyebar ke seluruh tubuh lalu merusak organ dan sistem yang ada di dalam tubuh seseorang.  Adapun penyebab Sepsis pada Anak salah satunya yaitu diare. 

"Bukan karena imunisasi, tetapi koinsiden (kesamaan dari peristiwa-peristiwa atau keadaan yang tidak memiliki hubungan sebab akibat yang jelas satu sama lain, red)," 

Baca Juga :


Advertisement

photoSuasana rumah duka di Kampung Selajambe, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Anak berusia 12 tahun asal Kampung Citamiang RT 05/01, Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit,meninggal dunia setelah beberapa hari sebelumnya disuntik vaksin di sekolahnya. - (Riza)

Rika menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu atau kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Diberitakan sebelumnya, MD meninggal pasca kurang lebih sepekan mengikuti vaksinasi dosis pertama di sekolahnya pada Sabtu, (15/1/2022) lalu. 

MD telah melewati proses screening ketat sesuai SOP oleh tim vaksinator sebelum mendapat suntikan Vaksin Covid-19. 

Dalam hasil screening tidak ditemukan adanya kendala dan masalah kesehatan, sehingga almarhum pada saat itu layak untuk divaksin.

Koleksi Video Lainnya:

5 Berita Terpopuler Pekan Ini

Image

Riza

Reporter

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur