Light Dark

Komisi II DPRD Jabar: Rp 8,5 Miliar untuk Penataan Pantai Pangumbahan Sukabumi

Sukabumi | 18 Jan 2022, 21:00 WIB
Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Fraksi PKS Abdul Muiz melakukan kunjungan kerja ke kawasan konservasi penyu di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 18 Januari 2022. | Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Fraksi PKS Abdul Muiz melakukan kunjungan kerja ke pesisir Sukabumi, tepatnya di kawasan konservasi penyu di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Kunjungan ini dilakukan pada Selasa, 18 Januari 2022.

Abdul Muiz mengatakan kunjungan tersebut adalah rapat kerja bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat. "Ini terkait tindaklanjut pengembangan Geopark Ciletuh (CPUGGp), di mana pada 2021 telah kami support pengembangan wisata di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya sebesar Rp 22 miliar," kata dia.

Untuk tindaklanjut Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark atau CPUGGp, Abdul Muiz mengatakan Komisi II DPRD Jawa Barat dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersepakat akan mendukung penataan kawasan konservasi penyu dan Pantai Pangumbahan pada 2022 dengan anggaran senilai Rp 8,5 miliar.


Advertisement

"Pelaksanaannya tahun ini, namun waktunya belum ditentukan. Tetapi akan kami dorong secepat mungkin. Rp 8,5 miliar untuk proyek penataan dan pembangunan fisik Pangumbahan," ucap Muiz. Dia pun mengatakan konservasi penyu di Pantai Pangumbahan merupakan objek wisata unggulan sebelum ada penetapan CPUGGp.

photoAnggota Komisi II DPRD Jawa Barat Fraksi PKS Abdul Muiz melakukan kunjungan kerja ke kawasan konservasi penyu di Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 18 Januari 2022. - (Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang)


Advertisement

Baca Juga :

"Tahun sebelumnya, dari data pengelola konservasi, penyu yang mendarat dan bertelur sebanyak 600 ekor. Ada peningkatan menjadi 1.200 ekor yang mendarat dan bertelur. Ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama menjaga kelestarian hewan yang dilindungi. Adanya kerjasama dan kesadaran masyarakat."

Muiz berpesan pengembangan ini harus dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan, terutama dalam membangkitkan ekonomi masyarakat setelah pandemi Covid-19. "Adapun terkait keluhan nelayan Ujunggenteng yang mendambakan dermaga, ini akan kami komunikasikan dengan Pemprov Jabar dan pemerintah pusat," ujarnya.

Koleksi Video Lainnya:

Soal Arteria Dahlan, Budayawan Budi Dalton Geram: Jangan-jangan By Order

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur