Light Dark

Bukan Tugu, Desain Titik Nol Kilometer Sukabumi Mulai Dikerjakan

Sukabumi | 04 Dec 2021, 14:46 WIB
Desain titik nol kilometer di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi. | Istimewa/Achmad Fahmi

SUKABUMIUPDATE.com - Desain nol kilometer Sukabumi mulai dibangun di sekitar toko Aloha dekat Citimall Jalan Jenderal Ahmad Yani. Tampak bentangan garis penanda sudah mengitari titik yang menentukan dimulainya penghitungan jarak Sukabumi dengan daerah lain.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menegaskan, yang akan dibangun bukanlah tugu, melainkan desain yang berbeda namun tetap rata dengan aspal. Proyek ini dikerjakan beriringan dengan pengerjaan jalur pedestrian yang ditargetkan rampung pada Desember 2021.

"Jadi bukan tugu, tetap rata dengan aspal. Saat ini mulai pelaksanaan pengerjaannya," kata Fahmi kepada sukabumiupdate.com, Sabtu, 4 Desember 2021. Desain yang saat ini sudah dikerjakan pun sama dengan gambaran desain yang tempo hari dibagikan Fahmi.

photoDesain titik nol kilometer mulai dibangun di sekitar toko Aloha dekat Citimall Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Sukabumi. - (Istimewa/Warganet)

Fahmi berharap, pengerjaan titik nol kilometer dan penataan trotoar di Jalan Jenderal Ahmad Yani mampu membangun ikon baru yang dapat mendongkrak ekonomi, khususnya pemilik toko sekitar. Juga menjadi daya tarik wisata baru yang terintegrasi dengan pembangunan Alun-alun Kota Sukabumi dan Lapang Merdeka.

"Ini pun dalam kerangka kota kita berbenah dari "kekumuhun" yang selama ini sering jadi keluhan masyarakat dikarenakan alih fungsi trotoar," ungkapnya.

Baca Juga :

Pembangunan ini juga, sambung Fahmi, menjadi persiapan percepatan infrastruktur, baik jalan Tol Bocimi maupun double track, sehingga warga yang datang dari luar kota merasakan nyaman berkunjung dan belanja ke Kota Sukabumi. "Akhir Desember ini harus jadi," ujar dia.

Sebelumnya Fahmi mengakui ada perbedaan pendapat tentang keberadaan titik nol kilometer Sukabumi. Ia menyebut ada yang mengatakan di Aloha, depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat, dan Pendopo Sukabumi. "Setelah dilakukan kajian dari data dan fakta yang ada, yang paling kuat itu di Aloha," katanya beberapa waktu lalu.

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur