Light Dark

Tak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Tergantung di Tegalbuleud Sukabumi

Sukabumi | 23 Nov 2021, 13:20 WIB
Jenazah MY (77 tahun), lansia yang ditemukan tergantung di dapur rumahnya di Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 23 November 2021. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Berdasarkan pemeriksaan tim medis, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah MY (77 tahun), lansia yang ditemukan tergantung di dapur rumahnya di Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Ia ditemukan sang istri pada Selasa, 23 November 2021 pagi.

Kepala Kepolisian Sektor Tegalbuleud Inspektur Polisi Satu Deni Miharja lewat Kepala Unit Reserse Kriminal Brigadir Polisi Kepala Rustandi mengatakan, pihak keluarga menolak autopsi terhadap jenazah MY. "Keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi," kata Bripka Rustandi kepada sukabumiupdate.com.

Bripka Rustandi turut menjelaskan kronologi ditemukannya MY oleh sang istri. Saat itu, istri korban sedang berjalan dari ruang tamu menuju dapur. Namun tak disangka, dia melihat suaminya sudah dalam keadaan tergantung. "Menggunakan seutas tali tambang yang diikatkan ke kayu langit dapur."


Advertisement

photoIlustrasi - (Pixabay)

Baca Juga :

Melihat kejadian itu, istri korban histeris dan mengundang perhatian warga sekitar. Alhasil, sejumlah warga berdatangan dan sempat membawa jenazah MY ke Puskesmas Tegalbuleud. "Setelah dilakukan pengecekkan secara medis, korban dinyatakan sudah meninggal," ujar Bripka Rustandi dalam keterangannya.


Advertisement

Sebelumnya diberitakan, MY ditemukan meninggal tergantung di dapur rumahnya di Desa/Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Sang istri pertama kali menemukan MY sudah dalam kondisi tergantung di dapur menggunakan tali tambang. Sementara kakinya diikatkan pada speaker musik (biasa disebut salon), yang diprakirakan bertujuan menambah beban.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur