Light Dark

Empat Bencana Alam Melanda Dua Desa di Kecamatan Purabaya Sukabumi

Sukabumi | 02 Nov 2021, 19:22 WIB
Empat bencana alam yang dpicu hujan deras melanda dua desa di Purabaya,Sukabumi, mulai dari longsor hingga jalan ambles. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Empat peristiwa bencana yang disebabkan hujan deras terjadi di Desa Purabaya dan Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Senin kemarin.

Petugas Penanggulangan bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Purabaya, Yanto Priyatno menerangkan bencana longsor pertama terjadi sekira pukul 15.30 WIB di Kampung Cisarua RT 23/09 Desa Purabaya. 


Advertisement

Baca Juga :

Satu rumah warga yang diketahui milik Saepudin terkena dampak amblesnya tanah pemukiman yang berada di dataran tinggi.

"Tanah pemukiman warga setinggi 4 meter longsor dengan panjang 5 meter dan lebar 1 meter. Material longsoran menimpa 1 rumah milik Saepudin yang di huni oleh 4 jiwa," paparnya.

Baca Juga :


Advertisement

Bersamaan dengan itu bangunan yang berfungsi sebagai tempat penggilingan padi yang berlokasi di Kampung Jembatan Hideung RT21/09 Desa Purabaya ambruk.

Kejadian ini dipicu akibat luapan aliran sungai yang mengikis tanah tempat beridiri bangunan penggilingan padi milik Alam. 

photoJalan milik Desa Purabaya di Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi ambles sedalam tiga meter. - (Istimewa)

Masih di Desa Purabaya, sekira pukul 16.30 WIB peristiwa longsor juga terjadi di Kampung Pojok RT 24/10. Berbeda dengan dua peristiwa sebelumnya, kali ini jalan desa ambles setelah diguyur hujan deras.

Yanto menerangkan panjang jalan desa yang mengalami ambles sedalam tiga meter ini mencaqpai 23 meter dengan lebar 1,5 meter. 

Baca Juga :

"Hingga Selasa sore, jalan desa tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Untuk sementara kendaraan roda empat tidak bisa melintasinya," terang Yanto.

Di lokasi berbeda yakni di Kampung Lebak Siuh RT 03/02 Desa Citamiang longsor terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Dalam kejadian ini tanah tebing setinggi 3 meter longsor dan menggerus satu rumah warga yang diketahui milik Aa (65 tahun).

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Toni Kamajaya