Light Dark

ODGJ Perusak Masjid di Sukabumi Diringkus, Motifnya Tak Suka Acara Maulid

Sukabumi | 23 Oct 2021, 13:59 WIB
ODGJ pelaku pengrusakan masjid diringkus Polsek Tegalbuleud Polres Sukabumi | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Polsek Tegalbuleud Polres Sukabumi berhasil mengamankan pria pelaku yang pengrusakan Masjid Jami Al- Istiqomah dan madrasah di Kampung Langansari. Pelakunya diketahui ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) pernah jadi pasien RSJ di Bogor dan mengakui merusak karena tidak suka tempat ibadah itu akan menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pelaku berinisial By (44 tahun) dijemput petugas di Kampung Talanca. ""Benar sudah kami amankan di rumahnya di Kampung Talanca, pukul 11.00 WIB, tadi. Dibujuk agar tidak berontak dan ngamuk,"  kata Kapolsek Tegalbuleud, Iptu Deni Miharja kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (23/10/2021).

Petugas harus berhati-hati karena pelaku memang dalam kondisi sering mengamuk akhir-akhir ini. Pria ini juga selalu menyimpan kapak merah gagang kuning, senjata tajam yang selalu dibawanya, termasuk saat mengamuk dan merusak Masjid Jami Al- Istiqomah dan madrasah, Sabtu pagi tadi.

By kemudian dibawa ke Polsek Tegalbuleud untuk diamankan sementara, sambil berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan sosial Kabupaten Sukabumi. "Kata keluarganya, pelaku ini pernah berobat ke RSJ Cilendek Bogor, namun sering kambuh lagi," beber Kapolsek.

photoKapak merah kuning milik ODGJ yang merusak masjid di Tegalbuleud Sukabumi - (istimewa)

Deni menjelaskan bahwa hari ini pelaku mengamuk di kompleks Masjid Al- Istiqomah di Kp. Langansari Tegalbuleud. Pelaku merusak jendela madrasah dan masjid, tak hanya itu bedug masjid juga sobek dikapak.

"Ada 9  kaca jendela yang pecah termasuk bedug masjid sobek," papar Deni.

Baca Juga :

Kepada petugas, pelaku yang masih bisa diajak komunikasi ini mengaku marah. "Pelaku ini tidak menyukai dan tidak menerima tempat sarana ibadah masjid dan madrasah tersebut akan digunakan untuk kegiatan ibadah dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saksi mata yaitu pengurus DKM menyebut pelaku mengamuk sekitar pukul 06.00 WIB. Tak hanya memecahkan kaca jendela dan bedug, pelaku juga mengobrak-abrik kitab dan Alquran yang ada di dalam masjid.

Warga tak berani mencegah karena saat itu pelaku membawa kapak. Terkait acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pengurus DKM Masjid Jami Al- Istiqomah menegaskan acara tersebut baru akan dilangsungkan tanggal 28 dan 29 Oktober 2021 mendatang.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Fit NW

Redaktur