Light Dark

Mau COD Malah Dibegal? Mahasiswi Terluka di Shaolin Cikidang Sukabumi

Sukabumi | 19 Jun 2021, 20:00 WIB
Korban saat ditangani tim medis puskesmas. Dua perempuan muda salah satunya mahasiswi diinformasikan menjadi korban begal di kawasan wisata Shaolin, Desa Tamansari Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Sabtu siang tadi (19/6/2021). | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Dua perempuan muda salah satunya mahasiswi diinformasikan menjadi korban begal di kawasan wisata Shaolin, Desa Tamansari Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Sabtu siang tadi (19/6/2021). Salah satu korban mengalami luka dibagian kepala.

Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis di PKM atau Puskesmas Cikidang. Kepala Puskesmas Cikidang Asep Gumelar mengungkapkan sekitar pukul 13.00 WIB mereka kedatangan dua remaja  perempuan, berinisial S dan I usia sekitar 19 tahunan.

S luka sobek di bagian kepala dan atas telinga kanan. "Keduanya diantar warga dengan luka robek di bagian kepala, kalau yang satu lagi gak apa apa hanya mengalami syok," ungkap Kepala Puskesmas Cikidang.

Petugas medis kemudian melakukan tindakan medis dengan menutup luka sobek tersebut. "Luka kemudian ditutup dengan dua jahitan dan pasien tidak dirawat. Selanjutnya ditangani oleh jajaran kepolisian dalam hal ini Polsek Cikidang," terangnya.

Baca Juga :

S diketahui mahasiswi salah satu kampus di Yogyakarta. S merupakan warga Cikidang dan saat kejadian bersama temannya baru saja mengunjungi kawasan wisata shaolin. Kawasan wisata ini memang sepi.

Salah seorang, warga Cikidang Lia (26 tahun) mengatakan jika keduanya adalah korban begal. Salah satu korban anak Seorang guru di Ciherang yang saat kejadian keduanya hendak mengirimkan barang pesanan seseorang.

 "Jadi infonya tadi anak COD an di wilayah shaolin. Wilayah itukan memang sepi. Tidak tahu kejadian persis seperti apa, para korban menyebut motor mereka dirampas oleh pelaku begal," ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila  menegaskan jajarannya masih mendalami informasi tersebut. "Kita masih melakukan pengejaran pelaku," singkatnya melalui sambungan telepon.

Image

Nandi

Reporter

Image

Fit NW

Redaktur