Light Dark

Mengenal Stiker Tanda Warga Sukabumi dan Pemudik yang Diputar Balik di Cicurug

Sukabumi | 07 May 2021, 11:37 WIB
Stiker untuk membedakan warga Sukabumi dan bukan dengan mengecek identitas pengemudi dan penumpang kendaraan. | Sukabumiupdate.com/Ardi Yakub

SUKABUMIUPDATE.com - Petugas gabungan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Terminal Benda, Kecamatan Cicurug, punya cara unik untuk membedakan kendaraan pemudik dari luar kota dengan warga Sukabumi.

Dalam penyekatan yang dilakukan, para petugas akan memasang stiker di setiap kendaraan yang dihentikan. Ada dua jenis stiker: warna hijau bertuliskan SKBM (Sukabumi) dan merah bertuliskan OKL (Operasi Ketupat Lodaya).

"Stiker SKBM itu dipasang untuk pemilik kendaraan warga asli Sukabumi dan OKL untuk kendaraan luar Sukabumi, yang terpasa harus diputar balik," kata Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Ajun Komisaris Besar Polisi M Lukman Syarif, Kamis, 6 Mei 2021.

Baca Juga :

Pemasangan dua stiker tersebut dilakukan berdasarkan pengecekkan kendaraan dari kartu identitas pengemudi dan penumpang. "Setelah kita cek identitasnya, banyak warga Sukabumi namun pelat nomor kendaraanya bukan dari Sukabumi, tetapi sudah berdomisili di Sukabumi, jadi kita pasangi stiker SKBM," jelas Lukman.

Sementara pada hari kedua operasi larangan mudik, Jumat, 7 Mei 2021, puluhan kendaraan terjaring penyekatan di Terminal Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang diterima sukabumiupdate.com dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, setidaknya ada 85 kendaraan yang disekat dan 20 di antaranya diputar balik. Seluruh kendaraan itu didominasi roda empat dengan pelat nomor Jakarta. Data ini diperoleh dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Image

Ardi Yakub

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur