Light Dark

Kebakaran di Curugluhur Sukabumi, Tulisan Ayat Kursi di Dinding Masih Utuh!

Sukabumi | 23 Apr 2021, 04:00 WIB
Tulisan Ayat Kursi tak ikut hangus saat kebakaran hanguskan dua rumah di Kampung Sindanghayu Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 20 April 2021. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Tulisan Ayat Kursi masih utuh saat kebakaran hanguskan dua rumah di Kampung Sindanghayu RT 04/04 Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 20 April 2021 sekira pukul 19.15 WIB.

Dua rumah dengan bangunan permanen yang terbakar masing-masing milik Isam (65 tahun) ukuran 8x12 meter yang dihuni dua jiwa dan milik Jejen (50 tahun) ukuran 8x12 meter yang dihuni empat jiwa. Saat kebakaran, penghuni sedang menunaikan Salat Tarawih.

Baca Juga :

Kebakaran menghanguskan rumah dan seisinya. Namun ada satu keajaiban yang terlihat pasca kebakaran. Sebuah hiasan dinding bertuliskan Ayat Kursi yang dipajang di rumah Jejen masih utuh, tak ikut terbakar. Padahal di sekitarnya yang tersisa hanya puing-puing.

"Saat gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran malam kemarin, ada tulisan Ayat Kursi di ruang tengah rumah milik Pak Jejen dalam kondisi masih utuh, tidak terbakar," kata Ketua BPD Curugluhur, Herlan kepada sukabumiupdate.com, Kamis, 21 April 2021.

Herlan melanjutkan, warga yang saat itu sedang membersihkan puing-puing di rumah mantan Ketua RT tersebut sempat dibuat kaget sekaligus takjub.

photoKebakaran menghanguskan dua rumah di Kampung Sindanghayu RT 04/04 Desa Curugluhur Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 20 April 2021 malam. Saat kejadian penghuninya tengah melaksanakan Salat Tarawih. - (Istimewa)

"Tulisan Ayat Kursi memakai figura tersebut tidak ikut terbakar, hanya posisinya miring. Padahal barang lainnya, termasuk tembok ikut terbakar dan gosong. Tulisan Ayat Kursi tersebut saat ini sudah diamankan oleh pemiliknya," pungkas Herlan.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Curugluhur, Deni Jaya Wiguna mengatakan, api pertama kali muncul di rumah Isam, diduga akibat korsleting listrik. Tak ada korban jiwa namun kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Herlan Heryadie

Redaktur