Light Dark

Kominfo Telah Lakukan Normalisasi Yahoo, Steam, DOTA dan Pastikan Paypal Daftar

Aplikasi | 02 Aug 2022, 15:45 WIB
(Ilustrasi) Kominfo telah melakukan normalisasi layanan dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) privat asing Yahoo, Steam, Dota, dan CS GO | Istimewa/pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Layanan dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) privat asing Yahoo, Steam, Dota, dan CS GO telah dinormalisasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setelah pemilik layanan mendaftarkan PSE ke sistem yang dimiliki Pemerintah.

Melansir dari Suara.com, hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi.


Advertisement

"Kementerian Kominfo telah berhasil berkomunikasi dengan pengelola Yahoo dan Valve Corp (Steam, CS GO, dan DOTA). Akses terhadap keempat Sistem Elektronik tersebut telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB hari ini. Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dikutip dari ANTARA, Selasa (2/8/2022).

Sementara itu untuk layanan keuangan PayPal yang sempat menuai kontra dari masyarakat terutama di kalangan warganet.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah berkomunikasi dan memastikan layanan PayPal akan mendaftarkan PSE-nya dan memenuhi syarat pendaftaran dengan tepat.

Baca Juga :


Advertisement

Sebelumnya PayPal masuk ke dalam layanan PSE asing dalam lingkup privat yang tidak terdaftar dan belum memenuhi persyaratan seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 5 tahun 2020 terkait PSE Lingkup Privat.

Layanan PayPal pun sempat diblokir dan dibuka aksesnya sementara oleh Kementerian Kominfo hingga 5 Agustus mendatang.

Namun saat ini dipastikan PayPal akan mendaftar sehingga dalam waktu dekat layanannya akan dinormalisasi.

"Pihak PayPal telah menyampaikan komitmen untuk melakukan pendaftaran dalam waktu dekat. Kami optimis PayPal akan segera melakukan pendaftaran dalam waktu dekat," kata Dedy.

Pendaftaran PSE lingkup privat menjadi salah satu perbincangan yang hangat dalam dua bulan terakhir sebagai langkah Pemerintah menjaga kedaulatan negara di ruang digital.

photoKementerian Kominfo telah berkomunikasi dan memastikan layanan PayPal akan mendaftarkan PSEnya. - (Istimewa/Pixabay)

Sebenarnya regulasi ini tidak dibuat secara mendadak dan telah ada sejak satu dekade lalu.

Pada 2019, aturan terkait PSE pun direvisi dan dikenal dengan nama Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Tidak hanya itu, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 5 tahun 2020 juga disahkan pada November 2020 untuk memperkuat dasar pentingnya pendaftaran PSE.

Hingga Selasa (2/8) pukul 12.30 WIB tercatat di situs web pse.kominfo.go.id sudah ada sebanyak 292 PSE asing yang mendaftar dan 8897 PSE domestik yang mendaftar.

SUMBER: ANTARA | SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Dede Imran