Light Dark

Kamera Trap dan Evakuasi, BKSDA Teliti Bulu Diduga Harimau di Cicantayan Sukabumi

Sukabumi | 28 Jul 2022, 20:29 WIB
Penyerahan beberapa helai bulu yang ditemukan warga dilokasi penampakan hewan diduga harimau di lahan pertanian di Kampung Selagombong Girang, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi kepada pihak BBKSDA Jabar. | GIANNI FATHIN RABBANI

SUKABUMIUPDATE.com - Beberapa helai bulu yang ditemukan warga dilokasi penampakan hewan diduga Harimau di lahan pertanian di Kampung Selagombong Girang, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi diserahkan kepada pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar.

Empat helai bulu yang disimpan dalam plastik klip itu diserahkan Kepala Desa (Kades) Sukadamai Rudi Hartono kepada Oyok Herlan, kepala resort KSDA Sukabumi, Kamis, (28/7/2022).


Advertisement

Baca Juga :

"Pada hari ini kami menyerahkan empat helai bulu yang ditemukan oleh warga. bulu diserahkan kepada BBKSDA dengan harapan untuk bisa diteliti kembali dari jenis hewan apa bulu tersebut," ujar Rudi.

Penyerahan barang bukti disertai dengan surat berita acara yang ditandatangani oleh pihak pertama sebagai penerima (BBKSDA) dan pihak kedua sebagai yang menyerahkan (Kades).


Advertisement

photoPenyerahan beberapa helai bulu yang ditemukan warga dilokasi penampakan hewan diduga harimau di lahan pertanian di Kampung Selagombong Girang, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi kepada pihak BBKSDA Jabar. - (CRP/Gianni Fathin Rabbani)

Oyok Herlan menuturkan barang bukti tersebut akan diserahkan ke KSDA di Bogor untuk ditindaklanjuti agar bisa diketahui jenis hewan yang membuat resah warga dan petani.

Oyok menyatakan BBKSDA berencana memasang kamera trap apabila terus menerus terjadi penampakan hewan tersebut. "Seandainya intensitasnya tinggi, kami akan melakukan penanganan pemasangan kamera trap hingga evakuasi,” ujar Oyok.

Oyok menghimbau masyarakat agar berhati-hati meski baru dugaan, "Kepada aparat pemerintahan setempat, kami mohon kerjasama dalam penanganan kasus ini," ujarnya.

REPORTER: CRP/GIANNI FATHIN RABBANI

Image

Admin SUpdate

Image

Andri Somantri

Redaktur